oleh

Disnakkeswan Gelar Kontes Sapi

Kontes sapi pantai panjang
KONTES : Disnakkeswan Provinsi Bengkulu, menggelar Kontes Sapi di areal Objek Wisata Pantai Panjang.

Kontes sapi pantai panjangKontes sapi pantai panjangkupasbengkulu.com – Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Bengkulu, Rabu (11/12/13), sekitar pukul 10.01 WIB menggelar kontes sapi di areal Objek Wisata Pantai Panjang Kota Bengkulu. Kontes Sapi tersebut, merupakan salah satu rangkaian, Pameran, Kontes dan Lelang Ternak Provinsi Bengkulu, yang berlangsung sejak 9 Desember – 13 Desember 2013.

Dalam kontes tersebut, sebanyak 29 sapi ikut ambil bagian, yang melibatkan peternak dari Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepahiang, Bengkulu Selatan, Seluma, Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Kaur dan Kabupaten Mukomuko.

”Sapi yang kontes itu, melibatkan 9 kabupaten dan kota. Sapi yang di kontes tersebut, berupa Sapi Bali Jantan, Sapi Bali Betina dan Sapi Persilangan,” kata Kadis Nakkeswan, Provinsi Bengkulu, Drh. Irianto Abdullah.

Setiap kabupaten, lanjut Irianto, mengirimkan satu hingga dua ekor sapi sebagai peserta kontes. Dalam kontes tersebut, melibatkan 5 orang Dewan Juri, yakni dewan juri yang berasal dari Universitas Institut Pertanian Bogor (IPB), Dirjen Perternakan Jakarta, Universitas Bengkulu, serta Disnakkeswan.

”Panitia juga memberikan reward kepada peserta, berupa hadiah uang pembinaan, sertifikat, serta piagam. Untuk juara satu mendapatkan Rp 3 Juta, Juara dua Rp 2 Juta dan Juara tiga Rp 1,5 Juta,” jelas Irianto.

Selain itu, Irianto menambahkan, tujuan dari pelaksaaan kontes tersebut, memotivasi peternak untuk menyediakan replacement stock (Bibit Pengganti) bagi induk-induk yang sudah tidak produktif. Tujuan lainnya, memberikan penghargaan kepada peternak untuk menghasilkan bibit yang unggul.

”Kontes ini juga salah satu ajang peningkatan wawasan, serta bahan evaluasi pembinaan dan pengembangan usaha peternakan yang berdaya saing di Provinsi Bengkulu,” jelas Irianto.

Secara terpisah, Dewan Juri dari IPB, Prof. Drh. Kurnia Achyadi menjelaskan, untuk jenis dan kriteria kontes, Sapi Bali Jantan umur 36 bulan – 48 bulan, gigi seri tetap 3 pasang. Bali Betina umur 36 bulan – 48 bulan, gigi seri tetap 3 pasang, sapi bali persilangan umur 36 bulan – 48 bulan, gigi tetap 3 pasang.

Sebelumnya, jelas Kurnia, dari peserta yang ikut ambil bagian, telah mempersiapkan calon ternak merupakan hasil keturunan inseminasi buatan sesuai dengan jenis dan katagor umur yang dikonteskan.

”Kita menilai sesuai dengan kriteria yang ada,” pungkas Kurnia.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed