Minggu, November 28, 2021

Dosen Unib Temukan Pakan Unggas Dari Daun Katuk

Baca selanjutnya

Prof. Urip Santoso, dosen jurusan peternakan Universitas Bengkulu
Prof. Urip Santoso, dosen jurusan peternakan Universitas Bengkulu

kupasbengkulu.com – Prof. Urip Santoso, dosen jurusan peternakan Universitas Bengkulu menemukan pakan alternatif unggas berbahan daun katuk (Souropus androgynus).

“Pakan unggas berbahan daun katuk ini dipakai untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas unggas, terutama ayam pedaging, ayam petelur, itik petelur, dan burung puyuh,” ujarnya.

(baca juga: Dosen Unib Ciptakan Pakan Ternak dari Lumpur Sawit)

Pemberian pakan tidak serta merta dengan daun katuk yang masih mentah. Daun katuk harus diolah dulu menjadi serbuk (tepung) atau ekstrak (saripati).

Proses pembuatan serbuk atau tepung daun katuk, yaitu dengan cara dikeringkan, lalu ditumbuk sampai halus. Proses ekstrasi dilakukan dengan cara mengekstraknya dengan media berupa air, metanol, heksan, atau etanol.

Daun katuk dalam bentuk tepung digunakan untuk campuan pakan itik petelur dengan komposisi 2.5 gram per kilogram pakan.

Sedangkan untuk daun katuk berbentuk ekstrak digunakan untuk campuran pakan ayam petelur sebanyak 9 gram per kilogram. Sedangkan untuk ayam pedaging dicampurkan sebayak 4.5 gram per kilogram.

“kelebihan penggunaan pakan ini, yaitu produktivitas ayam pedaging, ayam petelur, dan itik meningkat 20 – 30 persen,” tambahnya.

Selain itu, kualitas daging dan telur jadi meningkat. Kandungan lemak dan kolesterolnya jadi lebih rendah.

Daun katuk adalah jenis sayuran yang kaya akan antimikroba dan antioksidan. Antimikroba dalam dalam katuk dapat meminimalisir jumlah bakteri E-coli dan salmonella yang menjadi sumber penyakit saluran pencernaan unggas maupun manusia. Antioksidan pada daun katuk juga meminimalkan proses oksidasi di dalam daging dan telur yang  dikonsumsi, sehingga lebih menyehatkan dan mengurangi resiko penyakit kanker.

Campuran pakan atau suplemen ini dikemas menjadi dua merek berbeda, dengan formula tertentu. Nama suplemennya yaitu meat designer (suplemen khusus unggas pedaging) dan eggs designer (suplemen khusus unggas petelur). (cr2)

Polisi Dalami Laporan Kasus Penganiayaan di Bengkulu Selatan

Kupas News – Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan (BS) Polda Bengkulu tengah mendalami laporan AN (25) warga Kabupaten Kaur terkait tindak pidana penganiayaan yang...

Teguh Santosa: ASEAN adalah Kawasan Paling Stabil

Kupas News – Organisasi negara-negara Asia Tenggara, ASEAN, merupakan salah satu organisasi kawasan yang paling stabil dan dinamis dan diyakini dapat menjadi model bagi...

Usin Sebut Penunjukan Kodrat Shah Langkah Tepat Partai Hanura

Kupas News – Partai Hanura resmi memiliki sekretaris jenderal baru setelah Dewan Pimpinan Pusat Hanura (DPP-HANURA) menetapkan Kodrat Shah sebagai sekretaris jenderal definitif. Penunjukan...

Himpitan Ekonomi Penyebab IRT Tenggak Racun Hingga Tewas

Kupas News – Seorang ibu berinisial NU (50) warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun...

Sidak SPBU, Yuliswani: Keterlambatan Pasokan Akibat Cuaca Alam

Kupas News – Asisten II Setda provinsi Bengkulu Yuliswani melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bengkulu,...

Terbaru