oleh

Dua Media Dilaporkan ke Polda

Kabag Ekonomi Bengkulu Utara, Hendri Khisinjer (Kanan) dan barang bukti koran yang dilaporkannya ke Polda Bengkulu.
Kabag Ekonomi Bengkulu Utara, Hendri Khisinjer (Kanan) dan barang bukti koran yang dilaporkannya ke Polda Bengkulu.

kupasbengkulu.com – Kabag Administrasi Perkonomian Sekda Bengkulu Utara, Hendri Khisinjer, SE, ME melaporkan dua media di Bengkulu yakni Bengkulu Ekpose dan Koran Bengkulu pada Sabtu (28/6/2014) sekitar pukul 12.00 WIB.

Menurutnya, kedua media koran tersebut telah melakukan fitnah yang tidak pernah ia buat sebelumnya. Sehingga 4 edisi koran Bengkulu Ekspos dan 1 edisi Koran Bengkulu hal ini melaporkan hal tersebut ke Mapolda Bengkulu.

“Kalau di koran itu, kita sebagai jurnalis itu harus ada kode etik nanti kita buktikan kalau mereka tidak menggunakan kode etik karena disana terkait penghinaan dan pencemaran nama baik serta perbuatan yang tidak menyenangkan,” kata Hendri.

Dikatakan Hendri, semua ini juga disebar luas melalui media facebook mulai edisi 56 dengan judul Kabag Ekonomi Bengkulu Utara dipanggil Polda diduga memanipulasi HO pengecer BBM. Kemudian edisi 57 Kabag Ekonomi akan Dilaporkan ke Polda diduga memanipulasi HO pengecer BBM.

Selanjutnya dikeluarkan lagi 58 Kabag Ekonomi diduga memanipulasi HO pengecer BBM, masyarakat mulai resah dengan kelangkaan BBM. Terakhir di edisi 59 anggaran siluman tentang pengadaan pembuatan kantor camat.

“Semua tuduhan melakukan manipulasi HO pengeceran BBM, semua pertamini dituduh bahwa saya mempunyai semua itu, dan terus saya dituduh telah melakukan kelangkaan BBM di Bengkulu Utara karena bekerjasama dengan SPBU,” ujar Hendri.

Berdasarkan isi dalam berita tersebut, kedua koran ini tidak pernah mengkonfirmasi kepada dirinya dan SPBU serta masyarakat. Ini yang membuatnya segera membenarkan nama baiknya di hadapan masyrakat.

“Tuduhan akan saya laporkan karena belum tentu benar pihak hukum yang menentukan itu,” ucapnya.

Sementara itu, pendiri Bengkulu Ekspos dan sebagai Redaksi Rizon Efendi menerima dengan senang hati atas laporan Kabag ekonomi tersebut.

“Ya silahkan saja lapor dia punya hak jawab, kami menerima kita ngambil berita itu jelas berdasarkan fakta,” kata Rizon.

Magdlena Mei Rosa wartawan yang mengambil berita tersebut mengatakan ia selalu mengambil berita berdasarkan hasil lapangan. Namun kerap kali ia akan mengkonfirmasi terkait pemberitaan tersebut Kabag Administrasi Perkonomian Sekda Bengkulu Utara Hendri Khisinjer selalu menghindar.

“Saya pernah konfirmasi tapi tidak pernah bisa mengkonfirmasi , dia selalu menghindar. Sms saja tidak pernah dibalas, ditelpon juga tidak diangkat. Parahnya lagi saat saya ke rumahnya malahan ia tidak menerima, awalnya bilang ada sudah itu bilang tidak ada,” kata Rosa.(dex)

Rekomendasi