oleh

Dukung Bengkulu ku Religius, Sekolah Galakkan Sanlat

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Drs. Gianto
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Drs. Gianto

kupasbengkulu.com – Pasca pertemuan Walikota Helmi Hasan dengan Kepala Sekolah tingkat SMA sederajat, pada Kamis (23/01/2014) di SMK Negeri 1 Kota Bengkulu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Drs. Gianto telah menggalakkan program pesantren kilat (Sanlat) setiap bulan di seluruh sekolah, baik tingkat SD, SMP, maupun SMA.

“Mendukung program Bengkulu ku Religius, sesuai arahan Walikota, sekarang di setiap sekolah sudah menyusun jadwal, bahkan ada yang sudah melaksanakan pesantren kilat yang dilakukan sebulan sekali,” ujar Gianto saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/02/2014).

Sekolah-sekolah yang sudah melaksanakan atau pun menjadwalkan pelaksanaan pesantren kilat setiap bulan ini antara lain SMAN 4, SMPN 5, dan SMAN 6 Kota Bengkulu.

Dalam pesantren kilat ini, para siswa diwajibkan menginap satu malam di sekolah. Kegiatan yang dilakukan selama pesantren kilat, antara lain salat berjamaah, pengajian, ceramah, dan masih banyak lagi.

“Salat di masjid sekolah masing-masing, mulai dari salat Ashar hingga salat Subuh, serta salat Isya,” katanya lagi.

Pesantren kilat ini merupakan langkah peningkatan yang dilakukan untuk menghidupkan suasana keagamaan di sekolah. Sebelumnya sudah dilakukan salat Jumat berjamaah, pengajian, tafakur, dan lain sebagainya hingga penggunaan seragam sekolah yang menutup aurat.

Tidak hanya itu, selain pesantren kilat, saat ini di setiap sekolah juga mulai dilakukan salat Dhuha berjamaah sebelum jam pelajaran dimulai serta dihidupkan majelis Taklim di kalangan guru.

“Setiap pagi sebelum memulai pelajaran siswa diwajibkan melakukan salat Dhuha. Para guru juga bersemangat mendirikan majelis Taklim di sekolah masing-masing,” lanjutnya.

Dijelaskan Gianto, kegiatan ini direspon baik oleh wali murid. Program ‘Bengkuluku Religius’ di lingkungan sekolah ini nantinya tidak hanya diberlakukan bagi sekolah Negeri, namun juga sekolah-sekolah swasta yang ada di Kota Bengkulu.

“Orangtua siswa sangat senang sekali, biasanya anak mereka di rumah tak pernah melakukan salat Dhuha, tiba-tiba salat menjadikan anak itu terbiasa. Kegiatan ini dilakukan di seluruh sekolah, baik negeri atau pun swasta,” sambungnya.

Ditambahkan Gianto, melalui kegiatan ini diharapkan dapat membiasakan pola hidup positif terlebih di kalangan generasi muda yang merupakan calon pemimpin bangsa.

“Melalui kegiatan seperti ini akan memupuk rasa kasih sayang antara siswa dengan siswa, guru dengan guru, bahkan guru dengan siswa, sehingga tidak ada lagi sifat-sifat saling mengejek, maupun pertengkaran di sekolah,” pungkas Gianto. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed