oleh

Elsi Purnamasari dan Diyah Mulyanti, Raih Predikat Lulusan Terbaik Poltekkes

wisuda
Wisuda Poltekkes Provinsi Bengkulu

kupasbengkulu.com – 253 calon bidan dan perawat lulusan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Provinsi Bengkulu diambil sumpah dalam acara wisuda yang digelar Senin, (1/9/2014). Saat pengambilan sumpah tersebut, wisudawan/ti berjanji memegang teguh dan setia pada profesinya sebagai abdi masyarakat, serta tidak mengingkari sumpah dalam keadaan apa pun kecuali untuk kepentingan negara.

Pada kesempatan itu, Poltekkes memberikan penghargaan ke enam wisudawan/ti dengan predikat lulusan terbaik jurusan Keperawatan dan Kebidananan. Untuk jurusan Keperawatan, diberikan kepada Elsi Purnamasari, Amd. Kep, dengan IPK 3,62 yang meraih predikat terbaik I, disusul Eko Prastio, Amd. Kep, dengan IPK 3,61 terbaik II, dan terbaik III diraih Gita Mayasari, Amd. Kep, dengan IPK 3,50.

Sementara, wisudawan/ti terbaik jurusan Kebidanan diperoleh Diyah Mulyanti, Amd. Keb, dengan IPK 3,67 menjadi terbaik I, diikuti Melda Sagita, Amd. Keb, dengan IPK 3,67 terbaik II dan Yulia Puspitasari, Amd. Keb, dengan IPK 3,64 memperoleh terbaik III.

“Setiap lulusan tenaga kesehatan diambil sumpahnya sebelum mereka benar-benar terjun ke masyarakat dan mengabdi. Ini merupakan bentuk kesungguhan dalam menjalankan profesi mereka,” kata Direktur Poltekkes Provinsi Bengkulu, Gusti Minarti.

Tahun ini Poltekkes Provinsi Bengkulu, lanjut Gusti, meluluskan jurusan Diploma III Kebidanan dan Diploma III Keperawatan. Sementara jurusan Diploma III Farmasi akan diwisuda tahun depan, mengingat Farmasi merupakan jurusan baru di Poltekkes. Kendati demikian, terang Gusti, Poltekkes terus memperbaiki mutu dengan meningkatkan akreditasi agar menjadi institusi pendidikan kesehatan terkemuka.

“Poltekkes ini akreditasinya A untuk jurusan Keperawatan, dan B untuk jurusan Kebidanan. Kami memiliki fasilitas yang lengkap dan tenaga yang profesional, para pengajar mayoritas S2,” ujar Gusti.

Tidak hanya itu, disebutkan Gusti, lulusan Poltekkes didepankan dalam program penanganan gawat darurat. Sehingga sebelum mahasiswa selesai mereka sudah dibekali dengan kemampuan yang cekatan.

“Harapannya masyarakat tidak ragu untuk memilih Poltekkes sebagai wadah menyekolahkan putera-puterinya menjadi tenaga kesehatan. Insyaallah lulusan dari sini merupakan tenaga terampil dan siap pakai,” pungkas Gusti.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

twelve + 15 =

News Feed