oleh

Enam Pleton Aparat ‘Sapu Bersih’ Material Pemblokiran Jalan

angkut mang
Aparat Kepolisian menyapu bersih meterial pemblokiran di Jalinbar tepatnya di jalan Jahidin Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (29/8/2014)

kupasbengkulu.com – Enam pleton atau 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK ) aparat kepolisian bersenjata lengkap Polres Bengkulu Selatan, dibantu anggota Satpol PP, Camat Pasar Manna dan Camat Kota Manna menyapu bersih meterial pemblokiran Jalan Lintas Barat (Jalinbar) tepatnya di jalan Jahidin Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (29/8/2014), sekitar pukul 08.31 WIB.

Pembukaan blokir jalan tersebut ditandai dengan, penyingkiran kayu, batu besar serta satu unit bangunan Pos Kamling yang diletakkan di tengah jalan oleh warga setempat. Bahkan, seluruh bahan yang dijadikan alat untuk pemblokiran jalan langsung diamankan ke dalam truk milik Satuan Sabhara Polres Bengkulu Selatan.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP. Abdul Muis melalui Waka Polres, Kompol. Burhanuddin, saat dikonfirmasi mengatakan, sebelum dilakukan pembersihan jalan, dari Polres Bengkulu Selatan telah memberikan tenggang waktu beberapa hari, agar warga membersihkan jalan dari aksi pemblokiran tersebut. Sebab, kata dia, apabila dibiarkan hal tersebut dapat mengancam keselamatan pengendara dan ketertiban umum

”Imbauan kita tidak digubris warga, makanya kita ambil tindakan sendiri untuk membersihkan jalan dari pemblokiran,” kata Burhanuddin, Jumat (29/8/2014).

Apa yang telah dilakukan warga Jahidin, terang Burhanuddin, sudah melanggar UU No. 38 KUHP tentang tindak pidana perlindungan jalan, Pasal 192 serta melanggar pasal 494.

”Kita berharap agar warga tidak memblokir kembali jalan Letnan Jahidin ini. Jalan ini akan kita awasi setiap saat,” tegas Burhanuddin.

Secara terpisah, warga jalan Jahidin, Efendi (65) menyesalkan, tindakan aparat kepolisian yang tak ada kompromi.

”Saya tadi memohon kepada aparat kepolisian agar Pos Kamling, yang dibuat dari iuran warga itu jangan di bawa ke Polres. Kami bikin Poskamling itu iuran, kalau dibawa, gimana lagi kami meronda,” pungkas Efendi. (tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 × five =

News Feed