oleh

Endemis Malaria, Mian: Dokter Jangan Salah Diagnosa

Bupati Bengkulu Utara, Mian
Bupati Bengkulu Utara, Mian

Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Kabupaten Bengkulu Utara merupakan salah satu daerah endemis malaria di Provinsi Bengkulu dengan persentase 6,6 persen. Hal itu membuat Bupati Bengkulu Utara, Mian, menjadikan malaria sebagai salah satu prioritas yang harus diselesaikan.

“Saya optimis pemerintah bersama masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara dapat memberantas malaria. Upaya yang kita lakukan adalah dengan melakukan tindakan pencegahan dini dengan mengedepankan pola hidup sehat,” ujar Mian, Rabu (27/04/2016).

Dia berharap pelayanan medis dari tingkat pukesmas hingga rumah sakit, dalam penanganan penyakit malaria khususnya, dapat memberikan diagnosa yang benar.

“Jangan hanya diagnosa melalui gejala malaria saja. Bila perlu untuk memastikannya lakukan pemeriksaan darah agar diketahui pasien tersebut benar-benar menderita malaria atau tidak. Jangan sampai mereka yang tidak menderita malaria jadi ikut terdata,” imbuh Mian.

Di samping itu, dengan jumlah karyawan dan pegawai medis yang cukup banyak di RSUD Argamakmur maupun pukesmas, ke depan diharapkan petugas kesehatan lebih responsif melayani masyarakat, sehingga tidak hanya menunggu laporan saja.

Dengan bertahap pihaknya juga akan meningkatkan sarana dan prasarana sehingga program kesehatan dapat mengalami kemajuan sejalan dengan program pendidikan dan peningkatan kualitas SDM.

Terpisah, disampaikan anggota DPRD Bengkulu Utara, Effendi, mengatakan pihaknya selalu mengimbau dan mengingatkan pihak Dinas Kesehatan, RSUD, maupun pukesmas, untuk selalu mengawali pelayanan medis dengan senyum. Memberikan kesan terbaik kepada masyarakat menurutnya sangat penting untuk mendongkrak pelayanan prima.

“Tenaga honorer dan pegawai medis kita sudah cukup banyak harusnya berimbang dengan peningkatan pelayanan. Jika ada oknum honorer atau pun pegawai yang tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya, kita minta agar diambil sikap tegas bila perlu berhentikan,” demikian Efendi. (jon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed