oleh

Gara-gara “Polisi Tidur”, Pelajar Disayat Samurai

Korban menunjukkan jarinya yang terkena sayatan samurai

kupasbengkulu.com – Rencana memasang polisi tidur di Gang Meranti 2 RT 11 RW 2 Kelurahan Sawah Lebar pada Selasa (19/8/2014) sekitar pukul 23.00 WIB, Tomi (17) pelajar SMA Serunting Kota Bengkulu warga Kembang Manis RT 7 RW 2 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung disayat menggunakan pedang oleh pelaku berinisial An (30).

Menurut Tomi, saat itu ia sedang bermain ke lokasi kejadian bersama rekannya Agus dan Anang. Dimana Anang dan Agus sedang memasang polisi tidur sekitar 30 meter dari rumah pelaku.

“Saat kami memasang polisi tidur dari karet ban, pelaku langsung marah kepada kami. Hoi, apo lokak (apa kerja) kamu disitu? kata pelaku sambil memarahi kami,” tutur Tomi.

Sambil marah pelaku mengambil samurai sepanjang lebih dari satu meter lalu menghampiri ketiganya. Pelaku lalu langsung mengancam ketiganya menggunakan pedang tersebut dengan cara meletakkan ujung pedang ke leher korban.

“Sesudah dia hendak menancapkan pedang itu ke leher saya, lalu dimasukkan lagi kesarungnya. Lalu, dikeluarkan lagi saya tahan dengan telapak tangan saya, akibatnya jempol saya robek,” ujarnya.

Peristiwa yang dialaminya ini dilaporkan korban ke Mapolres Bengkulu.

“Ya laporan sudah kita terima dan segera kita tindaklanjuti,” kata Kapolres Bengkulu AKBP Iksantyo Bagus Pramono melalui Kasat Reskrim AKP Amsaludin.(dex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

3 × four =

News Feed