oleh

Gaya Hidup PNS di Bengkulu Sering Menunggak Hutang

Ilustrasi : Istimewa
Ilustrasi : Istimewa

kupasbengkulu.com – Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi Bengkulu memiliki kebiasaan menunggak hutang. Hal tersebut diketahui pada rapat tahunan (RAT) tunggakan hutang anggota Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Pemerintah Provinsi Bengkulu mencapai Rp 50 Juta, pada Senin 9 Maret 2015.

“Jika ditagih, banyak alasan, ada yang gaji sudah minus,” kata Ketua Dewan Pembina KPN Pemerintah Provinsi Bengkulu Ismed Lakoni, pada rapat tahunan.

Ia mengatakan tunggakan hutang ini, biasanya juga dikarenakan para PNS punya kebiasaan jika pindah tugas dinas, pensiun dan sebagainya mereka ikut meninggalkan hutangnya di koperasi.

Padahal menurut Ismed, tidak semua dana di koperasi merupakan aset KPN Pemrov Bengkulu. Karena sebelumnya mereka mendapatkan suntikan dana dari Bank Ekonomi sebesar Rp 3 Miliar, dimana hingga saat ini masih tersisa hutang sebesar Rp 500 juta ke bank tersebut.

Sementara ini, KPN Pemprov Bengkulu mencatat masih ada piutang sebesar Rp 3,1 Miliar.

“Karena sebagian besar dana ini adalah pinjaman, kita berharap pinjaman dapat dikembalikan tepat waktu,” harapnya.

Pada rapat itu diketahui, jika unit usaha yang dikelola KPN belum berjalan maksimal untuk mendorong pengembangan koperasi. Untuk itu akan dilakukan penambahan unit usaha salah satunya Steam cucian mobil dan motor di lingkungan Pemprov.

“Ditambah lagi selama ini, selama ini koperasi belum dimaksimalkan untuk pengadaan barang seperti Alat Tulis Kantor, jika pun ada biasanya baru dibayarkan dua sampai tiga bulan, sehingga pengelola kesulitan memutar dana di koperasi,” pungkasnya.

tempo.co

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed