oleh

Gelar Pertemuan, Gerbang SDN 62 Dibuka

Aktivitas KBM yang sempat lumpuh di SDN pukul 08.31 WIB ahli waris kembali membuka gerbang setelah adanya pertemuan antara pihak Pemkot dan ahli waris, Sabtu (1/3/2014).
Aktivitas KBM yang sempat lumpuh di SDN pukul 08.31 WIB ahli waris kembali membuka gerbang setelah adanya pertemuan antara pihak Pemkot dan ahli waris, Sabtu (1/3/2014).

kupasbengkulu.com – Setelah sempat aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN 62 Kota Bengkulu, lumpuh selama 1,5 jam Sabtu (1/3/2014), akhirnya ahli waris pemilik lahan seluas 5.630 meter persegi di sekolah tersebut sekitar pukul 08.01 WIB, membuka gembok yang terpasang di pintu gerbang.

Kondisi ini setelah ada pembicaraan antara ahli waris dan pihak Pemerintah Kota (Pemkot), dalam hal ini Asisten I Sekretariat Daerah Kota (Setdakot) Bengkulu, Rosmidar serta jajaran dari Dinas Pendidikan Kota Bengkulu menyambangi SDN 62 untuk duduk bersama membahas persoalan tersebut di Pemkot hari ini.

Murid SD 62 Kota Bengkulu sempat belajar lesehan di luar sekolah sebelum pintu gerbang dibuka.
Murid SD 62 Kota Bengkulu sempat belajar lesehan di luar sekolah sebelum pintu gerbang dibuka.

Rosmidar mengatakan, dari pihak Pemkot tentunya akan membahas dan mencari jalan keluar atas kejadian tersebut. Terkait ganti rugi yang telah diusulkan, kata Rosmidar, tentunya masih butuh verifikasi atas usulan yang disampaikan.

”Mari kita bahas di Pemkot secara bersama hari ini, pembahasan tentunya akan mencari jalan keluar yang terbaik. Kami minta pintu gerbangnya di buka,” kata Rosmidar, Sabtu (1/3/2014), disela-sela pertemuan dengan anggota keluarga ahli waris, Sabtu (1/3/2014).

Sementara itu, selaku ahli waris Meryan Nurddin (59) menegaskan, dari pihak keluarga akan mengikuti terlebih dahulu pertemuan dan Pemkot. Hanya saja, terang dia, jika tidak adanya kesepakatan dan tidak ada penyelesaian secara bijaksana gerbang sekolah akan kembali di segel.

”Kita ikuti dulu pertemuan dengan Pemkot, dari pertemuan itu mesti ada kata sepakat. Kalau tidak ada kami akan gembok lagi gerbang sekolah,” tegas Meryan.

Dari pantauan di lapangan, sebelum pintu gerbang dibuka, ratusan murid SDN 62 melaksanakan KBM di lapangan terbuka salah satu kostan yang berada di depan sekolah. Selain itu, penyegelan tersebut sempat mendapat perhatian dari warga sekitar dan pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, pertemuan antara kedua pihak masih berlangsung di Pemkota Bengkulu.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed