oleh

Giliran Manajer PT Jatropa Diperiksa Polisi

kupasbengkulu.com – Rabu (2/7/2014) manajer PT Jatropa, Erlan, diperiksa penyidik Polres Bengkulu Selatan terakit 10 warga yang ditahan akibat melakukan pengerusakan lahan alias mencabut pohon kelapa sawit sebanyak 30 batang pada beberapa hari yang lalu.

Pemeriksaan tersebut terkait laporan PT Jatropa yang telah melaporkan 8 warga desa Tanjung Aur 2 dan 2 orang warga Desa Simpang Pino yang melakukan pengerusakan tanaman sawit.

Erlan direktur PT Jatropa saat dikonfirmasi terkait 10 warga yang ditangkap akibat telah melakukan pengerusakan 30 pohon tanaman kelapa sawit. Dia menuturkan dan mengakui bahwa PT Jatropa telah melakukan pergantian tanam tumbuh, dengan tanda kutip bukan pembelihan lahan.

Pada lahan yang tanamannya di rusak oleh ke 10 warga tersebut sudah kami pihak dari PT sudah mengganti tanam tumbuhnya. Namun entah kenapa 10 warga tetap melakukan aksi pengerusakan seperti ini.

Kejadian pengerusakan oleh warga bukan yang pertama kali lagi, hal ini sudah kedua kalinya melakukan pengerusakan. Pada bulan April warga juga melakukan pengerusakan tanaman sawit sebanyak 3 batang dan kembali lagi melakukan pengerusakan sebanyak 30 batang.

‘’Pengerusakan tanaman sawit ini dari 10 yang ditangkap, lanjut Erlan masih ada yang terlibat melakukan pengerusakan tanaman sawit tersebut,” tutur Erlan.

Ditambahakan Erlan, sebenarnya kasus pengerusakan tanaman sawit milik PT Jatropa oleh warga ini, sudah kami lakukan mediasi dan berdamai di Polsek Pino Raya.Namun pengerusakan kembali lagi dan kesal dengan aksi warga tersebut akhirnya kasus ini di limpahkan ke polres.

Kapolres BS AKBP Abdul Muis SIK melali AKP Farouk Oktara SIK menuturkan dengan adanya pengerusakan tanaman kelapa sawit milik PT Jatropa Solution saat ini kasus tersebut sedang dalam proses dan dari pihak PT jatropa sudah kita lakukan pemanggilan untuk di mintai keterangan dan saat ini sedang dalam proses.

’’Kita berharap proses ini dapat segera selesai, kasihan yangditahan itu sudah pada tua dan kakek-kakek,” kata Farouk.(tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed