Jumat, Juni 24, 2022
Array

Girik Cik: Balai Adat Bengkulu Tak Teradatkan

Baca selanjutnya

“Di Mana Bumi di Pijak, Disitu Langit Dijunjung”,  begitulah pepatah lama. Cara menghargai, menghormati adat budaya, di tiap tempat kita berada. Bila enggan kita bercara menghargai, menghormati budaya, maka stigma yang melekat adalah orang itu tak beradat.    Orang tak berada harus disingkirkan.

Pertanyaannya adalah, apakah adat itu harus berlembaga? Kalau harus berlembaga, maka perlu wadah untuk bermusyawarah dan bermufakat. Di Kota Bengkulu, dulunya perangkat adat itu ada semua. Termasuk payung hukumnya berupa Perda. Gedung atau Balai Adat Bengkulu megah dibuat sekira Tahun 2009 – 2012 lalu, dengan menghabiskan dana negara hingga Rp 10 Miliar.

Dulu, harapan Walikota Bengkulu Ahmad Kanedi (Bang Ken) kala itu,  Balai Adat Kota Bengkulu dapat dimanfaatkan untuk peningkatan  seni dan budaya maupun pertemuan forum-forum masyarakat yang ada di daerah ini. Kini harapan Bang Ken itu pupus.

Mungkin berkomentarpun ia enggan. Apalagi gedung megah itu kini tak diurus, centangperenang. Kalau malam gelap, bahkan ada yang bilang sudah menjadi sarang ‘JIN’. Kalau siang hanya dijadikan lahan parkir saja oleh masyarakat. Uang negara dibuang begitu saja tanpa ada kemaslahatan bagi adat dan masyarakat Kota Bengkulu.

Untung saja penelantaran hingga rusaknya aset yang merupakan aset negara itu,  mungkin tidak ada sanksi pidananya, Kalau ada siapa yang bertanggungjawab era Walikota Helmi Hasan ini?

Inilah namanya,  Arang Abis Besi Binasa. Kini adat tak digalakan lagi seperti  Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 29 Tahun 2003 Tentang Pemberlakuan Adat Kota Bengkulu. Ada kesan ‘elergi’ dengan Adat Melayu Bengkulu.  Lah kok ghitu? Emang ghitu kok!

Primodialisme dihilang, bukan menghilang. Bukan tak mau beradat, tetapi wadah itu yang ngadat. Inilah namanya era masyarakat adat melayu Bengkulu mengalami ‘Tragedi Makan Kuah’. Balai adat Bengkulu yang tak teradatkan.

Wartawan tinggal di Bengkulu

Selamat Datang Airlangga

Kupas Artikel - Ucok mengangkat telepon dengan nada tergesa-gesa. Ia mungkin sangat terkejut tumben-tumben saya menelpon. “Siap bos” tutur Ucok menyambut telepon saya. Beberapa...

Bengkulu Tuan Rumah Open Swimming Championship 2022 se-Sumatera

Kupas News, Bengkulu - Gubernur Rohidin Mersyah membuka kejuaraan Bengkulu Open Swimming Championship se Sumatera Tahun 2022 di Kolam Renang Rafflesia Kota Bengkulu, Jum'at...

Wagub Rosjonsyah Terima Kunjungan Eks Gubernur Jabar

Kupas News, Bengkulu - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah menerima audiensi mantan Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam rangka investasi di bidang Kopi Bengkulu...

JMSI Apresiasi Kesepakatan Dewan Pers dan Polri Cegah Polarisasi Pemilu 2024

Kupas News, Jakarta – Organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyambut baik kesepakatan Dewan Pers dan Mabes Polri untuk memitigasi polarisasi yang...

Polemik PT. Pamor Ganda Kian Panas, DPW LIRA dan Perwakilan Masyarakat Temui GTRA Bengkulu

Kupas News, Bengkulu - Konflik warga Ketahuan vs PT Pamor Ganda belum tuntas, Gubernur Rohidin meminta para pihak terkait melakukan validasi data penerima kebun...

Terbaru