Minggu, Oktober 2, 2022

Girik Cik: Obat Merah Dari Dokter Caleg

Baca selanjutnya

By: Cik Ben
Ini tahun politik. Begitulah kata orang politik. Tidak begitu kata orang awam di Bengkulu. Ini tahun ‘nyari lokak’. Tahun nyari obyekan. Kalau tak dapat pokoknya, pucuknyapun jadilah.
Saya cuma menghayal saja. Seandainya di tahun politik ini, saya jadi calon legislatif, calon anggota dewan. Tapi sayangnya saya ini seorang dokter lelaki, tentunya saya ini  akan disebut Caleg Dokter Ganteng. Kalau saya perempuan, tentunya  saya disebut Caleg Dokter Cantik dong ah.
Seorang teman saya bertanya. Lantas masalahnya anda apa?
Saya jawab, pertanyaan  anda salah. Bukan masalahnya yang harus dipertanyakan, tapi mengapa saya  harus nyaleg? Baru pertanyaan keduanya, masalahnya apa anda mau nyaleg?
Tentunya itu perdebatan yang tidak demoktratis sebagai warga negara yang berhak menentukan dan mencari kehidupan.
“Kalau ada pemilih anda yang kakinya luka, minta pengobatan gratis, apa yang ada akan lakukan sebagai dokter?” tanya seorang teman.
“Ooo…..Tentunya saya akan tanyakan dulu, sudah berapa lama lukanya. Kalau baru saja luka, tentunya saya akan berikan pemilih saya itu obat merah. Kalau lukanya sudah  cukup lama, maka saya akan kasih obat Sulfa dinamit, biar cepat kering. Tapikan ini hanya khayal saya aja”.
Temanku itu mangut-mangut. “Apakah anda paham selain soal kedokteran?”
Saya diam tak mau ngejawab. Kalau itu benar terjadi, tentunya didepan masyarakat saya akan bilang, “Saya akan memperjuangkan kesehatan warga disini yang memilih saya. Ini demi bangsa dan negara yang sehat dan sejahtera”.
Soalnya, terkadang masyarakat awamkan nggak tahu benar kalau di DPR itu ada bidang-bidang. Meskipun saya dokter misalnya,  bisa saja di letakan di komisi yang membidangi pertanian. Kalau saya tehnik, bisa saja di tempatkan pada komisi kesehatan.
“Yang penting klik…..klik……klik dulu, meskipun krik…..krik…….krik”.
The post Girik Cik: Obat Merah Dari Dokter Caleg appeared first on suaramelayu.com.

Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Pekan Depan Kasus Dugaan KDRT

Kupas News, Jakarta – Merebak kabar tak sedap ditengah masyarakat khususnya pecinta musik dangdut Indonesia, dimana telah terjadi insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)...

Longsor Hantam Rumah Warga di Seluma Akibat Curah Hujan Tinggi

Kupas News, Seluma - Akibat curah hujan tinggi sejak siang hingga malam yang mengguyur wilayah Kabupaten Seluma menyebabkan beberapa rumah mengalami longsor dan terendam...

Solusi Digital untuk Merchant di Indonesia Hasil Kolaborasi BRI dan Majoo

Kupas News, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berkolaborasi dengan PT Majoo Teknologi Indonesia (Majoo) untuk memudahkan transaksi non tunai...

Ombudsman RI: Pemerintah Harus Kaji Ulang Regulasi MyPertamina

Kupas News, Kota Bengkulu - Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Bengkulu, Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika menemukan fenomena dimana hampir diseluruh SPBU yang...

Polres Mukomuko Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Program Bantuan PIID-PEL

Kupas News, Mukomuko - Polres Mukomuko secara resmi menetapkan Agus Setiawan selaku Direktur Bumdes Anak Negeri Pasar Bantal sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana...

Terbaru