Rabu, Agustus 17, 2022
Array

Girik Cik: Obat Merah Dari Dokter Caleg

Baca selanjutnya

By: Cik Ben

Ini tahun politik. Begitulah kata orang politik. Tidak begitu kata orang awam di Bengkulu. Ini tahun ‘nyari lokak’. Tahun nyari obyekan. Kalau tak dapat pokoknya, pucuknyapun jadilah.

Saya cuma menghayal saja. Seandainya di tahun politik ini, saya jadi calon legislatif, calon anggota dewan. Tapi sayangnya saya ini seorang dokter lelaki, tentunya saya ini  akan disebut Caleg Dokter Ganteng. Kalau saya perempuan, tentunya  saya disebut Caleg Dokter Cantik dong ah.

Seorang teman saya bertanya. Lantas masalahnya anda apa?

Saya jawab, pertanyaan  anda salah. Bukan masalahnya yang harus dipertanyakan, tapi mengapa saya  harus nyaleg? Baru pertanyaan keduanya, masalahnya apa anda mau nyaleg?

Tentunya itu perdebatan yang tidak demoktratis sebagai warga negara yang berhak menentukan dan mencari kehidupan.

“Kalau ada pemilih anda yang kakinya luka, minta pengobatan gratis, apa yang ada akan lakukan sebagai dokter?” tanya seorang teman.

“Ooo…..Tentunya saya akan tanyakan dulu, sudah berapa lama lukanya. Kalau baru saja luka, tentunya saya akan berikan pemilih saya itu obat merah. Kalau lukanya sudah  cukup lama, maka saya akan kasih obat Sulfa dinamit, biar cepat kering. Tapikan ini hanya khayal saya aja”.

Temanku itu mangut-mangut. “Apakah anda paham selain soal kedokteran?”

Saya diam tak mau ngejawab. Kalau itu benar terjadi, tentunya didepan masyarakat saya akan bilang, “Saya akan memperjuangkan kesehatan warga disini yang memilih saya. Ini demi bangsa dan negara yang sehat dan sejahtera”.

Soalnya, terkadang masyarakat awamkan nggak tahu benar kalau di DPR itu ada bidang-bidang. Meskipun saya dokter misalnya,  bisa saja di letakan di komisi yang membidangi pertanian. Kalau saya tehnik, bisa saja di tempatkan pada komisi kesehatan.

“Yang penting klik…..klik……klik dulu, meskipun krik…..krik…….krik”.

Harga Sawit Merangkak Naik, Cangkang Sawit Jadi Nilai Tambah

Kupas News, Bengkulu – Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Bengkulu ditetapkan terendah Rp1.511 dan Harga Tertinggi Rp2.020 per Kg dengan toleransi harga...

Keluarga Korban Sodomi Polisikan Oknum Pensiunan ASN

Kupas News, Rejang Lebong – Unit Reskrim Polsek Bermani Ulu Polres Rejang Lebong menangkap seorang oknum pensiunan Aparatur Sipil Negera (ASN) di Kabupaten Rejang...

Kanwil Kemenkumham Bengkulu Sosialisasikan Kekayaan Intelektual Manusia

Kupas News, Bengkulu – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Bengkulu Erfan mengatakan, kekayaan intelektual adalah hak yang...

54 Paskibraka Bengkulu Siap Kibarkan Merah Putih 17 Agustus Besok

Kupas News, Bengkulu – Setelah melalui seleksi dan pemusatan latihan, sebanyak 54 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bengkulu Tahun 2022 dikukuhkan Gubernur Rohidin...

Garda Rafflesia Minta APH Usut Proses Lelang Puskesmas Pondok Suguh

Kupas News, Bengkulu – Proses lelang Renovasi-Penambahan Ruang Persalinan Puskesmas Pondok Suguh Tahun 2022 di Dinas Kesehatan Mukomuko turut menjadi perhatian aktivis lembaga swadaya...

Terbaru