oleh

Gub ‘Jewer’ Kadis Dinkes

DSC_0158
H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd

kupasbengkulu.com – Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd mengatakan, prihatin terhadap banyaknya penyalahgunaan lem dari kalangan Anak Baru Gede (ABG), remaja di Provinsi Bengkulu. Ia menilai, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu dinilai lambat, dalam menggarap Peraturan Daerah (Perda) lem, untuk diajukan ke DPRD Provinsi Bengkulu.

”Apa sudah sampai ratusan kalangan anak-anak menggunakan lem?, Kita sudah sampaikan dengan instansi terkait agar sesegera mungkin untuk menggarap pembuatan Perda, agar bisa diajukan ke DPRD Provinsi. Tapi, sampai sekarang itu belum juga digarap,” kata Junaidi, Sabtu, (4/1/2014).

Ia menambahkan, semestinya pengarapan Perda tersebut sudah dikerjakan. Tujuan, tidak lain agar penyalahgunaan lem di kalangan anak-anak bisa dihentikan. Ia menilai, pengaruh dari penggunaan lem itu sendiri sangat berpengaruh tindak kriminal terhadap anak-anak.

”Pengaruhnya sangat besar, jika anak-anak sudah kecanduan. Ini harus dibuat segera, dan dinas terkait jangan menunggu laporan baru dikerjakan. Sebab, ini menyangkut generasi muda,” tegas Junaidi.

Dirinya, bukan hanya men ‘jewer’ dinkes. Namun, dirinya  meminta peran serta dari instasi lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu agar ikut andil, dalam mengatasi hal tersebut. Selain itu, kata dia, peran serta sesama dapat mengurangi dan mencegah penyalahgunaan lem.

”Jangan mentang-mentang ini kerja Dinkes, dinas lainnya diam saja. Kan, bisa dibantu lewat sosialisasi atau upaya lainnya agar penyalahgunaan lem ini bisa dikurangi,” pungkas Junaidi.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed