oleh

Gubernur Bengkulu Sebut Kepala Bandara Tidak Ada Niat Bangun Bandara

IMG_1782
Pemamparan tentang master plan pembangunan bandara Fatmawati tahun 2015 di gedung VIP bandara, Jumat (27/02/2015).

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu Indar Mustopo memberikan pemamparan tentang master plan pembangunan bandara Fatmawati tahun 2015 di gedung VIP bandara, Jumat (27/02/2015).

Dalam pemaparan tersebut, Indar menyampaikan beberapa rencana tentang pembangunan bandara diantaranya perluasan bandara, penambahan jalur runway, dan renovasi kantor bandara. Pembangunan bandara tersebut telah di alokasikan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar 50 miliar.

Saat pemamparan master plan bandara Fatmawati Bengkulu, Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah menyatakan, keberatan terhadap master plan pembangunan bandara 2015, karena ada salah satu master plan mengenai pembuatan runway baru dinilai tidak efektif dan hanya menghabiskan anggaran saja.

“Seharusnya kalau memang kepala bandara serius untuk membangun Bengkulu, seharusnya perpanjang saja runway yang sudah ada, kenapa harus membuat runway baru. Padahal pemerintah daerah sudah menunggu selama 2 tahun dan menyediakan anggaran sebesar 4,5 miliar. Ketika hasil ekspose master plan baru berubah lagi,” kata Junaidi.

Junaidi mengaku, kecewa dengan hasil ekspose master plan Bengkulu.Selama ini pemerintah daerah sudah menunggu selama 2 tahun untuk perpanjangan runway.

“Berarti pihak bandara tidak ada niat memperpanjang runway, dan juga tidak ada niat untuk membangun Provinsi Bengkulu agar menjadi bandara, bukan bandara antara,” sesal Junaidi.

Sementara itu salah seorang anggota DPR RI Fauzi H Amro yang duduk di komisi 5 mengatakan, ke depan, bandara Fatmawati Bengkulu ini layak menjadi bandara embarkasi.

“Dari penjelasan kepala bandara Bengkulu tadi sepertinya kurang meyakinkan, bahwa bandara ini akan mentok dan tidak berkembangn lagi, maka dari itu tadi pak Gubernur agak sedikit emosi,” jelas Fauzi.

Menyikapi pernyataan Gubernur Bengkulu tadi, Kepala bandara Bengkulu Indar Mustopo mengatakan, hanya miss komunikasi saja antara pihak bandara dan Pemerintah Daerah.

“Untuk menjadi bandara embarkasi, kita akan coba secepat mungkin mengajukan melalui dana APBN-P agar bandara Bengkulu menjadi bandara embarkasih,” tutup Indar.(vee)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

11 − nine =

News Feed