oleh

Gubernur Ingatkan Ikan Asal Bengkulu Selatan Jangan Berlabel Daerah Lain

Junaidi Hamsyah
Junaidi Hamsyah

bengkulu selatan, kupasbengkulu.com – Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, mengingatkan agar Ikan air tawar hasil produksi Kabupaten Bengkulu Selatan jangan sampai berlabel daerah lain. Ini ditegaskannya, saat menghadiri panen raya ikan air tawar di Desa Suka Rami, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (16/01).

“Dari data yang diterimanya, saat ini ikan air tawar dari Kecamatan Seginim dan Kecamatan Air Nipis setiap hari menghasilkan 12 ton ikan Nila. Hasil produksi dari dua kecamatan di Bengkulu Selatan ini tebesar dikonsumsi oleh masyarakat Provinsi Sumatera Selatan. Diantaranya dijual ke Kota Lahat, Muara Enim, Pagaralam, Musi Banyu Asin dan Kota Palembang,” kata Gubernur.

Menurut dia, khusus ikan Nila dari Seginim dan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan ini kualitas dan rasanya berbeda dari ikan daerah lain.

“Selain dari Bengkulu Selatan, ikan nila ini juga diproduksi dari daerah Linggau. Namun tetap rasa dan kualitasnya berbeda. Jangan sampai nanti ikan Manna ini berlabel Linggau,” tambahnya.

Untuk itu, tegas dia lagi, ikan dari Kabupaten Bengkulu Selatan ini nantinya jangan sampai berlabel nama daerah lain.

Disisi lain, Gubernur juga merespon permintaan dari warga Desa Suka Rami dan khususnya warga di dua kecamatan yaitu Kecamatan Air Nipis dan Kecamatan Seginim yang disampaikan melalui Wabup Bengkulu Selatan, Rohidin Mersyah, yakni agar dua kecamatan itu menjadi daerah sentra produksiikan terbesar di Bengkulu Selatan dan menjadi daerah Minapolitan.

Sementara itu, acara berlangsung meriah, selain Gubernur Junaidi beserta rombongan, pada acara panen raya itu terlihat juga hadir Wakil Bupati Bengkulu Selatan Rohidin Mersyah, Dandim 0408 Bengkulu Selatan Kav Rio Hendrawan Alin Putra, Waka Polres Burhanuddin, Waka 2 DPRD Susman Hadi Camat Air Nipis serta tokoh masyarakat.(tom/kominfonews)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

7 + three =

News Feed