oleh

Gubernur Panggil Bupati dan Walikota

Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah saat melihat langsung kondisi jalan lintas barat Sumatera yang longsor tepatnya di Desa Urai, Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara.
Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengatakan, akan segera memanggil Bupati dan Walikota terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan, yang dijadwalkan selesai dibahas pada 12 Februari 2015.

Junaidi menyebutkan, bahwa pemerintah pusat tidak akan menerima usulan langsung dari Bupati atau Walikota kalau tidak melalui Gubernur masing-masing provinsi.

”Untuk APBN awal kita kebagian dana sekitar Rp 216 miliar. Kemudian pada APBN-P, ada dana Rp 20 triliun, ini belum tahu apakah jatah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saja atau totalnya segitu, tapi oleh Menhub diminta untuk mengumpulkan Bupati dan Walikota, karena mereka tidak akan menerima usulan langsung dari kabupaten/ kota, kalau tidak dihimpun oleh Gubernur,” terang Junaidi, Kamis (05/02/2015).

Disampaikan Junaidi, dirinya menyampaikan beberapa hal yang belum terprogram, seperti halnya terminal tipe A di Betungan, perbaikan Pelabuhan Malakoni, Mukomuko, dan Linau, serta Bandara Fatmawati.

”Andaikata Ringroad kita buat, terminal ini bisa hidup. Nampaknya pihak kementerian agak kurang setuju dengan terminal ini karena ada pengalaman yang dibiayai mencapai ratusan miliar terminalnya tidak dipakai, tapi kita akan evaluasi,” katanya.

”Selanjutnya kita akan usulkan Pelabuhan Malakoni karena sandarannya sudah harus diperbaiki, juga Pelabuhan Mukomuko dan Linau. Terkait bandaranya kita akan koordinasi dengan Mukomuko dan Enggano untuk tahu kekurangannya,” lanjut Junaidi.

Terkait Bandara Fatmawati, Menhub berjanji akan menganggarkan Rp 50 miliar untuk segera dilakukan perluasan dan perbaikan.

”Saya katakan Bandara Fatmawati ini bukan seperti bandara, tapi terminal bus dan beliau berjanji tahun ini akan direalisasikan. Kita sama-sama perbaiki, secepatnya saya akan panggil Bupati/ Walikota karena ini ditunggu sampai akhir Februari,” pungkasnya. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

3 + 18 =

News Feed