oleh

Hantam Truk Warga Jerman, Pelajar SMP Tewas

Foto Laka Bengkulu Selatan

kupasbengkulu.com – Kecelakaan lalu lintas di jalan raya dalam wilayah Bengkulu Selatan kembali merenggut nyawa. Kali ini menimpa korban M. Krisna (14) pelajar kelas 9 salah satu SMPN di Bengkulu Selatan.

Korban tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya yakni Honda Tiger BD 2155 WB yang beradu kambing dengan Mobil Truk Daihatsu Dyna warna merah yang dikemudikan oleh Ujang (52) warga Desa Jeranglah, Manna (Jerman).

Akibatnya korbanpun tewas saat dirawat di RSUDHD Manna Bengkulu Selatan. Adapun sang sopir truk setelah mengetahui korbannya tewas langsung menyerahkan diri ke Mapolres Bengkulu Selatan.

Feri (40) salah satu saksi mata yang melihat kedua kendaraan bertabrakan mengaku jika dirinya mengetahui setelah mendengar suara benturan keras. Saat itu dirinya sedang mengendarai sepeda motor tak jauh dari TKP. Setelah mendengar ada suara keras, dirinya langsung memutar balik arah dan ternyata ada mobil dan sepeda motor tabrakan.

Mengetahui hal itu dirinya pun langsung mendekat bersama warga lain yang hampir bersamaan juga tiba di lokasi. “Saya tidak tahu persis bagaimana kejadiannya, saya baru tahu setelah melihat mobil truk masuk siring dan ada sepeda motor jatuh ke aspal dengan pengendaranya yang ikut terhempas ke aspal,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Abdul Muis SIK melalui Kasat Lantas Iptu Andi Ali Surya didampingi penyidik Laka, Bripka Sigit mengungkapkan jika laka lantas dengan korban tewas terjadi Senin (18/08/2014) sekitar pukul 16.25 WIB.

Adapun kronoligis kejadian, kata Kasat, sepeda motor yang dikemudikan korban melaju dari arah Padang Panjang, sedangkan truk yang dikemudikan Ujang dari arah yang berlawanan. Namun ketika tiba di Jalan Raya Padang Panjang persis depan Pengadilan Agama (PA) Manna Bengkulu Selatan, tiba-tiba kedua kendaraan itu adu kambing.
Diperkirakan karena jalan tersebut menikung dan merupakan jalanan turunan kedua kendaraan tidak bisa mengelak, hingga terjadi adu kambing. Saat itu sepeda motor korban terjatuh ke aspal bersama pengemudinya, sedangkan truk terjatuh ke sebelah kiri dan masuk ke siring.

Setelah kejadian itu korban mengalami luka dibagian wajah dan belakang serta kakinya. Diduga karena terlalu banyak mengeluarkan darah, nyawa korbanpun tidak bisa diselamatkan.

“Korban masih pelajar SMP, setelah dinyatakan meninggal oleh dokter rumah sakit, langsung dibawa ke rumah duka di samping SMEA Negeri Manna, sepeda motor dan mobil laka sudah kami amankan bersama sopir truknya,” tutup Kasat.(tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

ten − 9 =

News Feed