oleh

Harga Cabai Anjlok, Disperindag Akan Koordinasikan Terkait Pola Tanam Petani

Penjual Cabe di Pasar Ampera, Bengkulu Selatan
Penjual Cabe

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag), Koperasi, dan UKM Provinsi Bengkulu, Ismed Lakoni, mengatakan menanggulangi harga cabai di pasaran yang terus merosot, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti penyuluh pertanian dan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Bengkulu untuk menemukan langkah-langkah guna melindungi petani dan masyarakat.

“Saat ini memang harga cabai mulai anjlok. Ini biasa karena musim panen sehingga harga makin turun. Untuk di Bengkulu cabai belum banyak yang menampung, kita masih gunakan pola konsumsi pribadi sehingga panen cabai serentak ini merugikan pihak petani,” ujar Ismed, Senin (09/03/2015).

Ismed menyebutkan salah satu upaya untuk menanggulangi ini adalah dengan mengubah pola tanam cabai oleh petani, sehingga panen cabai tidak akan dilakukan serentak.

“Kita juga akan bicarakan dengan Dinas Perindag di kabupaten/ kota, langkah apa yang harus dilakukan untuk melindungi masyarakat dari harga yang terus tidak stabil. Apakah pola tanam yang diubah atau bagaimana, kita juga akan upayakan pengusaha bisa bantu,” lanjutnya.

Sementara, terkait harga beras Ismed mengakunya pihaknya terus berkoordinasi dengan Bulog untuk menggelar Operasi Pasar (OP) hingga harga beras stabil. Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu terjadi panen raya padi di Kabupaten Rejang Lebong. Ismed berharap ini dapat membantu menstabilkan harga beras di pasaran.

“Kemarin harga beras naik karena belum panen raya, tapi beberapa hari lalu di Rejang Lebong sudah panen sehingga kita berharap dapat menstabilkan harga beras. Meskipun begitu kita tetap gelar OP sampai ini benar-benar stabil,” tandasnya.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

eleven + nine =

News Feed