oleh

Harga Kedelai Tinggi, Perajin Tempe Minta Distributor Resmi

Kedelai
Kedelai

kupasbengkulu.com – Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) RI  Nomor 37 Tahun 2013 harga jual kedelai ke tingkat perajin seharga Rp 7.700/Kg. Namun pada kenyatannya saat ini di Kota Bengkulu harga jual kedelai seharga Rp 8.600/kg. Menyikapi hal tersebut perajin meminta pemerintah untuk menyediakan distributor resmi penjualan kedelai.

Ketua Koperasi Tahu Tempe Harapan Baru Kota Bengkulu, Mas Agus Yunus mengungkapkan, jumlah perajin tahu-tempe di Kota Bengkulu berjumlah 115 orang. Kebutuhan kedelai untuk perajin tahu dan tempe di Kota Bengkulu mencapai 200 ton/bulan. Saat harga kedelai melonjak beberapa waktu lalu, 50 persen perajin tahu dan tempe di Kota Bengkulu menghentikan produksi akibat tingginya harga kacang kedelai.

“Harga jual ke tingkat perajin Rp 8.600 perkilogram,  itu harga yang mahal sementara kedelai yang kami dapatkan kualitasnya sangat buruk. Kalau di Lampung harga segitu dapat kedelai kualitas terbaik, tapi mau apa lagi harga disini dikendalikan agen dan tengkulak,” ungkap Agus.

Dikatakan Agus, pihaknya telah menempuh segala upaya agar harga kedelai kembali stabil, sayangnya tidak mendapat perhatian dari pemerintah.

“Kami sudah ke Bulog, tapi tidak ada respon. Kami juga sudah menghadap pemerintah kota maupun provinsi, tapi sia-sia. Kalau ada distributor resmi kami tidak akan menderita seperti ini, karena harga jual kedelai berdasarkan ketentuan pemerintah,” tandas Agus.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bengkulu, Ir. Arif Gunadi, menjelaskan, minimnya ketersediaan kedelai di Kota Bengkulu dikarenakan masyarakat masih bergantung pada pasokan kedelai luar daerah. Masyarakat juga belum begitu tertarik pada budidaya kedelai, ditambah kondisi tanah yang kurang cocok ditanami kedelai. (beb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed