oleh

Harimau Sumatera di Bengkulu Tinggal 50 Ekor!

Pemburu harimau tampak memamerkan hasil buruannya/sumber foto : Facebook
Pemburu harimau tampak memamerkan hasil buruannya/sumber foto : Facebook

kupasbengkulu.com – Keberadaan Harimau Sumatera atau Panthera Tigris Sumaterae semakin hari semakin mengkhawatirkan. Data dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Seksi wilayah VI, jumlah Harimau Sumatera di seluruh wilayah itu tinggal 150 ekor.

TNKS mencakup empat provinsi, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Barat. Bahkan, untuk seluruh wilayah provinsi Bengkulu jumlah si raja hutan ini hanya tinggal 50 ekor saja.

Dikonfirmasi, Kabid Wilayah III TNKS Bengkulu Sumatera Selatan, Ismanto melalui Kepala Seksi wilayah VI TNKS, M. Mahfud membenarkan data tersebut. Bahkan, lanjutnya, jumlah tersebut dikhawatirkan masih akan terus menurun, mengingat tingkat perburuan harimau sumatera yang terus meningkat.

“Bila aksi perburuan liar seperti itu masih tetap tinggi, kita takutkan keberadaan harimau ini akan terancam punah,”ungkapnya.

Sebagai salah satu bentuk solusi, TNKS memasang kamera gerak di berbagai wilayah. Sayangnya, masih sedikit dari kamera gerak tersebut yang diletakkan di Bengkulu.

Mayoritas kamera tersebut dipasang di beberapa titik diwilayah Jambi dan Sumatera barat.

“Untuk saat ini, di Provinsi Bengkulu ada total tiga unit kamera gerak yang kita letakkan di tiga titik berbeda,”jelasnya.

Selain itu, ia berharap adanya kesadaran dari masyarakat agar menghentikan perburuan terhadap hewan tersebut. Diketahui tahun 2013 llau, ada seekor harimau sumatera yang terjerat perangkap di wilayah Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong.

“Untung saja untuk tahun 2014, kita belum menerima laporan ada harimau yang terjerat jebakan warga diwilayah TNKS,”pungkasnya. (vai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed