oleh

Helmi Hasan Didaulat Jadi Masyarakat Lembak

Acara syukuran didaulatnya Helmi Hasan SE, menjadi masyarakat Lembak, Sabtu (22/03/2014).
Acara syukuran didaulatnya Helmi Hasan SE, menjadi masyarakat Lembak, Sabtu (22/03/2014).

kupasbengkulu.com – Sebagai wujud rasa syukurnya, Helmi Hasan menggelar acara syukuran bersama masyarakat suku Lembak yang ada di Kota Bengkulu, Sabtu (22/03/2014), di Lapangan Pesantren Pancasila.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi Hasan menegaskan kegiatan ini tidak ada sangkut-pautnya dengan kegiatan kampanye. Kegiatan ini hanyalah ajang silaturahmi. Selain itu Helmi Hasan didaulat untuk masuk dalam keluarga besar suku Lembak, dan kesempatan itu disambut baik oleh Helmi Hasan.

“Kegiatan ini sudah diagendakan sejak lama, sebuah perbincangan yang mana saya masuk dalam keluarga besar Suku Lembak. Tetapi karena kesibukan di kegiatan pemerintahan, kebetulan lagi cuti sebagai kepala daerah sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan,” ujar Helmi Hasan.

Dilanjutkannya, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari keluarga besar Suku Lembak sehingga dirinya harus lebih serius dalam mengatasi persoalan masyarakat suku tersebut.

“Banyak persoalan yang terjadi di masyarakat Suku Lembak. Seperti halnya permasalahan pupuk, yang mana masyarakat Lembak sebagian besar adalah petani dan sangat membutuhkan kepastian pupuk yang berakibat pada hasil panen. Banyak juga persoalan lain menyangkut keresahan tokoh-tokoh adat Lembak tentang keberlanjutan budaya masyarakat Lembak yang harus menjadi perhatian,” katanya lagi.

Tidak hanya itu, dalam acara tersebut juga dihadirkan penampilan kelompok Sarafal Anam, yang mana menurut Helmi Hasan kegiatan tersebut akan dilestarikan tidak hanya pada masyarakat Suku Lembak, tetapi seluruh msyarakat Kota Bengkulu.

“Itulah mengapa dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan pemerintah tidak pernah mengundang artis-artis atau penyanyi yang menampilkan aksi panggung di luar dari konteks kebudayaan dan agama, karena yang kita inginkan adalah masyarakat teredukasi untuk melestarikan adat dan budaya serta kegiatan ibadah,” tutupnya. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed