oleh

Ibu Muda Tertipu Arisan via Facebook

 Bengkulu Selatan, kupasengkulu.com – Herlita Septriani (26) Ibu muda warga jalan SD 16 Kelurahan Ibul Kota Manna ini mengalami kerugian Rp 11 Juta akibat mengikuti arisan melalui media internet.

Bengkulu Selatan, kupasengkulu.com – Herlita Septriani (26) Ibu muda warga jalan SD 16 Kelurahan Ibul Kota Manna ini mengalami kerugian Rp 11 Juta akibat mengikuti arisan melalui media internet.

Bengkulu Selatan, kupasengkulu.com – Herlita Septriani (26) Ibu muda warga jalan SD 16 Kelurahan Ibul Kota Manna ini mengalami kerugian Rp 11 Juta akibat mengikuti arisan melalui media internet.

Merasa dirinya tertipu, Herlita memilih melaporkan permasalahan ini Mapolres Bengkulu Selatan pada Jumat (27/3/2015). Dari keterangannya kepada penyidik Polres Bengkulu Selatan, berawal perkenalannya di jejaring social Facebook.

Dirinya mengikuti Arisan Online di grup komunity Mama Kinar yang kemudian berubah nama menjadi Big Family yang dikendalikan oleh salah seorang yang berinisial Fw (29) warga Kota Bengkulu.

“Awalnya perjalanan arisan online ini pada bulan pertama dan bulan kedua lancar – lancar saja, dan tidak ada mencurigakan kalau ada modus penipuan. Saya pernah mendapat HP dan uang Rp 5 juta. Kalau HP dikirim ke alamat saya, dan uang dikirim ke rekening saya langsung,” kata Herlita kepada penydik rekrim Mapolres Bengkulu Selatan.

Nah, setelah berjalan lagi pada bulan – bulan berikutnya dirinya tidak lagi mendapat transferan uang maupun berupa barang seperti yang sudah dijanjikan.

“Total yang sudah saya transfer ke rekening pelaku hingga bulan Maret 2015 ini mencapai Rp 11 juta,” terang Herlita.

Merasa dirinya menjadi korban penipuan berkedok arisan online itu, Herlita lalu mendatangi kekediaman pelaku di Kota Bengkulu. Saat didatangi ke rumah pelaku di Kota Bengkulu ternyata rumahnya sudah kosong.

“Fw tidak tinggal lagi di rumah tersebut. Saya juga belum pernah ketemu secara bertatap muka dengan pelaku. Perkenalan kami hanya di Facebook saja. Menurut tetangga sebelah rumahnya, rumah yang ditempati pelaku itu pun milik mertuanya,” ujar Herlita.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Abdul Muis, S.IK melalui Pjs Kasat Reskrim Iptu Rizki Akbar didampingi kanit Pidum Ipda J Manurung  membenarkan kalau pihaknya menerima laporan telah terjadi dugaan tindak pidana penipuan yang berkedok arisan online.

“Laporan korban atas nama Herlita Septriani warga jalan SD 16 kelurahan Ibul ini sudah kita terima. Saat ini kami masih mendalami laporan tersebut, demikian Manurung. (tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 + one =

News Feed