oleh

Imron: Pilpres Mendatang Masyarakat Tidak Golput

Bupati Bengkulu Utara, Dr. Ir. H. M. Imron Rosyadi, MM, M.Si.
Bupati Bengkulu Utara, Dr. Ir. H. M. Imron Rosyadi, MM, M.Si.

kupasbengkulu.com – Bupati Bengkulu Utara, DR.Ir.Imron Rosyadi, MM.M.Si mengimbau masyarakat Bengkulu untuk menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah disiapkan oleh pihak panitia. Kehadiran masyarakat untuk mendatangi TPS untuk memilih,tentu akan menentukan nasib Banggsa Indonesia untuk lima tahun kedepan.

“Tanggal 9 Juli 2014 mendatang pelaksanaan secara serentak seluruh masyarakat di tanah Air Indonesia memilih pemimpin. Untuk itu,ayo kita rame-rame pergi ke TPS menggunakan hak pilih,kecuali TNI dan Polri memang netral.Kemudian, untuk PNS, GOW, PKK dan masyarakat,saya minta dengan memilih satu diantara 2 capres dan cawapres. Saya meminta masyarakat untuk tidak golput. Dengan demikian,adalah wujud yang nyata kita sebagai warga negara yang baik untuk menentukan masa depan bangsa ini yang lebih baik,” kata Imron Rosyadi.

Selain itu,Imron juga menyampaikan  masyarakat hendaknya menjadi pemilih yang cerdas. Artinya, pemimpin yang dipilih tentu mempunyai visi dan misi yang jelas serta memiliki pertahanan yang kuat untuk menjaga Negara Republik Indonesia dari ancaman dari negara luar.

Imron juga percaya bahwa masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara,dan umumnya masyarakat Bengkulu sudah tahu siapa sesungguhnya yang pantas untuk menjadi pemimpin negeri ini.

Imron juga mengimbau PNS dan perangkat desa untujk tidak terlibat secara langsung dalam pelaksanaan politik. Apalagi ikut serta dalam kampanye di antara 2 calon. Sesuai dengan aturan yang ada, PNS adalah aparatur negara yang tidak diperkenankan untuk ikut serta bahkan jika itu dilakukan ada sanksi tegas.

“Saya mengharap sekali kepada PNS dan aparat desa untuk tidak terlibat dalam masa kampanye. Karena yang sibuk serta yang mempunyai tugas adalah partai. PNS dan aparatur desa bukan orang partai. Kerja tugas sesuai dengan bidangnya masing-masing. Tugas masyarakat yang cerdas datang ke TPS nyeblos pilih 1 diantara 2. Itu saja tugas masyarakat. Nasib bangsa ini ada ditangan para pemimpin. Namun yang  memilih pemimpin itu adalah tugas masyarakat,”demikian Imron. (jon/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed