oleh

Ini Aturan Terbaru Tentang Eksploitasi Batu Bara

Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

kupasbengkulu.com – Untuk mencegah terjadinya eksploitasi berlebihan, menjamin pemenuhan kebutuhan produk batu bara di dalam negeri. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2014 tentang Ketentuan Ekspor Batu Bara dan Produk Batu Bara. Hal ini dikemukakan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Partogi Pangaribuan dalam siaran persnya beberapa waktu lalu.

Menurut dia, tujuan yang ingin dicapai dengan keluarnya aturan baru ini untuk mendukung upaya tertib usaha dan mempermudah penelusuran (traceability) produk pertambangan batu bara, menata kewajiban pembayaran iuran produksi/royalti, serta menciptakan kepastian usaha dan kepastian hukum bagi para pelaku usaha tambang.

“Permendag Nomor 39 Tahun 2014 dilatarbelakangi atas fakta bahwa batu bara adalah produk pertambangan yang tidak terbarukan. Pemanfaatan batu bara harus dipergunakan seoptimal mungkin untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat serta dikelola secara berkelanjutan dengan efisien dan efektif,” tambahnya.

Ketentuan ini, tegas dia, ditetapkan pada 15 Juli 2014 dan efektif mulai berlaku pada 1 September 2014.

Selama kurun waktu 2009-2013, jelas Partogi, ekspor produk pertambangan batu bara mengalami kenaikan yang sangat tajam yaitu sebesar 187%. Berdasarkan data rekapitulasi laporan surveyor, jumlah ekspor batu bara pada tahun 2009 sebesar 220 juta ton, sedangkan pada akhir tahun 2013 naik menjadi 413 juta ton.

Lebih lanjut, Partogi menegaskan bahwa ketentuan mengenai ekspor batu bara dan produk batu bara tersebut sejalan dengan Undang-undang No. 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara, yang mengamanahkan agar pengelolaannya harus dikuasai oleh negara untuk memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Dalam Permendag Nomor 39 Tahun 2014, produk pertambangan yang diatur tata niaga ekspornya berjumlah 24 nomor pos tarif/HS, yang meliputi batu bara antrasit, bituminous, lignit, kokas, gas batu bara, dan produk turunan lainnya.(coy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed