oleh

Ini Dia LPJ APBD 2013 Bengkulu Utara

 Nokupasbengkulu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara, telah menyetujui Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bengkulu Utara, tahun anggaran 2013 dan pengantar nota keuangan RAPBD tahun anggaran 2015 mendatang. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Buyung Satria.

Bupati Bengkulu Utara,Imron Rosyadi dalam Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2013 dan pengantar nota keuangan RAPBD tahun anggaran 2015, secara rincian yang dimuatkan dalam 4 komponen yang terdiri dari:

1. Laporan Realisasi Anggaran tahun 2013
Dari anggaran dan pendapatan daerah sebesar Rp 690.609.355.839,27 telah didapat realisasi pendapatan daerah sebesarRp 689.468.952.558,13 dengan persentase sebesar 99,83 %, untuk belanja daerah Rp 756.610.343.308,48telah didapat realisasi belanja daerah sebesar Rp 691.488.764.302,12 dengan persentase sebesar 91,93 %, kemudian untuk deficit daerah sebesar Rp 66.000.987.469,21 milyar, dan telah didapat realisasi deficit sebesar Rp 2.019.811.743,99 dengn persentase 3,06 %, untuk anggaran pembiayaan netto daerah sebesar Rp 66.000.987.469,21 telah didapat realisasi pembiayaan netto sebesar Rp 66.000.987.469,21 dengan persentase sebesar 100 %,dengan sisa lebih pembiayaan anggaran/SILPA sebesar Rp.0,00 telah didapat realisasi SILPA sebesar Rp 63.981.175.725,22.

Berdasarkan perbandingan anggaran dan Realisasi APBD tahun anggaran 2013 tersebut diatas menunjukkan bahwa kinerja keuangan pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, menunjukkan keberhasilan.

2. Laporan Arus Kas tahun 2013
Posisi CASH FLOW tahun anggaran 2013 mempunyai saldo awal per 1 januari sebesar Rp 66.000.987.469,21 untuk arus kas masuk sebesar Rp 689.468.952.558,13 dan untuk arus kas keluar sebesar Rp 691.448.764.302,12 penurunan kas bersih sebesar Rp 2.019.811.743,99 sehingga saldo ahir kas dibendahara umum Daerah per 31 Desember 2013 sebesar Rp 61.441.008.687,22 sumber arus kas masuk pada tahun 2013 sebesar Rp 689.468.952.558,13 keseluruhannya diperoleh dari, pendapatan asli daerah sebesar Rp 30.114.222.171,00 kemudian transfer pemerintah pusat sebesar Rp 575.281.908.573,00 dan dana penyesuaian sebesar Rp 67.463.489.000,00 transfer Pemerintah Provinsi sebesar Rp 16.609.332.814,13.

3. Neraca Per 31 Desember 2013
Posisi neraca pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara per 31 Desember disajikan Sebagai berikut, jumlah aset sebesar Rp 2 Triliun 64 Milyar 53 juta 22 ribu 550
rupiah 73 sen, sedangkan jumlah kewajiban sebesar Rp 15 Milyar 335 juta 994 ribu 551 rupiah dan jumlah ekuitas dana sebesar Rp 2 Triliun 79 Milyar 157 juta 466 ribu 364 rupiah 73 sen.

4. Catatan Atas Laporan Keuangan tahun 2013
Catatan atas laporan keuangan,memberikan informasi tentang komponen laporan keuangan,penyajian atas laporan keuangan menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan komponen laporan keuangan lainnya.catatan laporan keuangan merupakan penjelasandan informasi keuangan pemerintahan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara.

Setelah selesai menyampaikan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bengkulu Utara Ta 2013, Bupati Kabupaten Bengkulu Utara, Imron Rosyadi langsung menyampaikan kembali nota keuangan RAPBD Kabupaten Bengkulu Utara untuk tahun 2015 mendatang.

Untuk penyusunan RAPBD tahun 2015 pemerintah kabupaten Bengkulu Utara mencoba untuk lebih tepat waktu dalam menjalankan amat peraturan pengelolaan keuangan daerah,dimana setelah penetapan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2015, dimulai pada bulan Juni yang lalu telah disusun kebijakan umum serta prioritas dan pelafon anggaran sementara RAPBD TA 2015 untuk dibahas dan telah disepakati bersama antara pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dan DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, kemudian lagi ada beberapa hal yang menjadi kebijakan umum dan prioritas daerah pada penyusunan RAPBD Ta 2015 dapat diuraikan sebagai berikut :

1.Disisi Pendapatan Daerah
Dalam RAPBD Ta 2015 Bengkulu Utara berusaha melakukan peningkatan asumsi penerimaan pendapatan daerah,dengan lebih mengintensifkan berbagai sumber pendapatan yang ada, dan mendorong SKPD untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas pemungutan pendapatan asli Daerah,dengan hal tersebut,maka diasumsikan terdapat peningkatan pendapatn daerah sebesar 110 milyar 267 juta 588 ribu 304 rupiah atau 14 %.

2. Disisi Belanja Daerah
Pemerintah Daerah Bengkulu Utara menyusun asumsi Belanja Daerah dengan tetap memperhatikan kebijakan dan prioritas pembangunan nasional mapaupun propinsi,dan untuk mendukung kebijakan pemerintah,telah disusun belanja pegawai tahun anggaran 2015,anggaran dana untuk kenaikan gaji pokok PNS sebesar 6 % ,kemudian dana bidang  pendidikan, agar alokasi anggaran pendidikan minimum 20% terhadap total belanja daerah, maka dalam penyususnan RAPBD tahun 2015 telah dianggarkan sebesar 220 milyar 274 juta 981 ribu 745 rupiah atau 23 % dari total belanja daerah,kemudian untuk dana kesehatan TA.2015 di anggarkan 10% dari asumsi penerimaan dana perimbangan setelah dikurangi asumsi penerimaan dana alokasi khusus (DAK) untuk dana desa (ADD) sebesar 64 milyar 524 juta 246 ribu 94 rupiah 80 sen, atau naik sebesar 366 % dari ADD tahun 2014 yang hanya sebesar 13 milyar 835 juta 727 ribu rupiah,selain itu juga telah di anggarkan belanja bantuan keuangan dana desa alokasi APBN yang diasumsikan

Secara bertahap oleh pemerintah bahwa dana desa alokasi APBN akan mencapai 1 milyar rupiah per desa,namun dalam RAPBN tahun anggaran 2015 hanya rata-rata berkisar sebesar 100 juta rupiah per Desa,untuk melanjutkan prioritas pembangunan daerah,maka dalam penyusunan pagu anggaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Dinas Pekerjaan Umum sebagai SKPD teknis yang membidangi pembangunan infrastruktur Daerah mendapat porsi anggaran terbesar dari total pagu anggaran keseluruhan SKPD yaitu sebesar 24 %. Sehingga asumsi dalam RAPBD TA.2015,APBD Kabupaten Bengkulu Utara sebesar 900 milyar 50 juta 76 ribu 948 rupiah, dimana komposisi PAD pada RAPBD TA 2015 asumsi target PAD sebesar 48 milyar 900 juta rupiah.

Diakhir penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2013 dan RAPBD tahun anggaran 2015,ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota dewan yang terhormat, segenap jajaran pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara atas partisipasi dan kerja samanya. Sehingga Kabupaten Bengkulu Utara, meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bengkulu.

”Saya mengucapakan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Utara dan seluruh masyarakat,atas dukungan dan kerja samanya,bahwa kita dapat WTP (wajar tanpa pengecualian) dari BPK RI perwakilan Bengkulu,” Demikian penyampain Bupati Bengkulu Utara,Imron Rosyadi di ruangan Rapat paripuna DPRD kabupaten bengkulu utara. (jon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

7 + fourteen =

News Feed