Beranda DAERAH BENGKULU Ini Dia Temuan Sementara Bawaslu Saat Pileg

Ini Dia Temuan Sementara Bawaslu Saat Pileg

0

kupasbengkulu.com – Komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu, Saadah Mardliyati, S.Ag, MA mengatakan, dari hasil sementara laporan Panwaslu kabupaten dan kota se Provinsi Bengkulu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu telah menerima temuan.

Seperti, temuan di salah satu TPS Desa Tanjung Guniang Kecamatan Lungkang Kule Kabupaten Kaur dan di salah satu TPS Desa Suka Menanti Kecamatan Padang Guci Ilir, surat suara DPRD Kabupaten tidak ada. Sehingga proses pencoblosan menjadi terhambat. Namun, hal itu telah ditangani dengan meminta surat suara di KPU Kabupaten Kaur.

Temuan lainnya di Kabupaten Kaur, terdapat disalah satu desa Kecamatan Tanjung Kemuning surat suara DPRD Kabupaten tertukar. Sehingga petugas mesti mengganti dengan surat suara sesuai dengan Dapil di Kecamatan Tanjung Kemuning.

”Temuan ini laporan dari panwaslu di Kabupaten Kaur. Meskipun sudah ditangani ini tetap saja menjadi temuan,” kata Saadah, Rabu (9/4/2014) saat ditemui di ruang kerjanya.

Untuk temua di Kota Bengkulu, lanjut Saadah, adanya temuan di TPS 8 Kelurahan Panorama Kecamatan Singaran Pati, Kotak Suara dibawa keluar dari TPS untuk diberikan ke Lapas Malabero Klas IIA Bengkulu. Namun, kejadian itu masih menunggu konfirmasi dari Panwaslu Kota Bengkulu.

”Kotak Suara yang dibawa keluar itu, kita dari Bawaslu masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari Panwaslu dan temuan ini sifatnya masih sementara,” jelas dia.

Temuan lainnya, kata dia, mayoritas di setiap TPS pemilih masih membawa HP ke dalam bilik suara. Sementara, hal tersebut sama sekali tidak diperkenankan untuk dibawa ke dam bilik suara. Selain itu, tambah dia, dari KPPS sendiri belum begitu optimal melakukan pemeriksaan terhadap pemilih saat ingin mencoblos.

”Memang ada sebagian yang tidak membawa Hp ke dalam bilik suara. Tapi, masih banyak juga pemilih saat mencoblos membawa Hp ke dalam bilik suara dan itu kami rasa merata terjadi disetiap TPS,” ungkap Saadah.

Hingga berita ini diturunkan, laporan temuan di sejumlah kabupaten dan kota masih direkap pihak Bawaslu.(gie)