oleh

Ini Hasil Reses Anggota DPRD Provinsi Bengkulu

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu

kupasbengkulu.com – DPRD Provinsi Bengkulu telah menyelesaikan kunjungan reses masa persidangan ke I tahun sidang 2016, yang diselenggarakan pada tanggal 1 hingga 5 Maret lalu.

Kegiatan reses ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung agar usulan pembangunan bisa optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat guna peningkatan taraf hidup yang lebih baik dalam pemenuhan hak-hak dasar rakyat. Selain itu juga sebagai bahan kajian oleh komisi-komisi dengan mitra kerja sebagaimana fungsi dan tugasnya.

Reses ini dilaksanakan di 7 (tujuh) daerah pemilihan, yakni Dapil I Kota Bengkulu, Dapil II Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Bengkulu Tengah, Dapil III Kabupaten Mukomuko, Dapil IV Kabupaten Rejang Lebong dan Lebong, Dapil V Kabupaten Kepahiang, Dapil VI Kabupaten Seluma, dan Dapil VII Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur.

Juru bicara, Muharamin, menyampaikan setidaknya ada 13 poin yang menjadi catatan para anggota DPRD dalam reses kali ini, antara lain:

  1. Sarana jalan dari 10 kabupaten/ kota, di mana saat ini masih banyak yang tidak layak dilalui terlebih jalan-jalan provinsi yang mengalami kerusakan ringan hingga parah, berlubang, longsor, bahkan nyaris putus. Selama ini perbaikan jalan hanya tambal sulam saja dan tidak sesuai spesifikasi. Hal ini perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah.
  2. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengupayakan program ekonomi kerakyatan dengan memberikan bantuan kepada kelompok tani, kelompok pedagang, dan kelompok pemuda berupa bibit sapi, kambing, ikan, itik, ayam, serta bibit sawit, karet, jagung, dan lain-lain, guna menyerap tenaga kerja di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
  3. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan seperti gedung sekolah, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA, karena masih banyak sekolah yang gudungnya sudah tidak layak lagi. Kemudian penempatan guru yang berstatus PNS ke daerah terpencil karena untuk daerah terpencil sejauh ini mayoritas guru honorer, sementara guru PNS menumpuk di ibukota provinsi/ kabupaten/ kecamatan saja.
  4. Masyarakat pesisir mengharapkan agar pemerintah membangun pemecah gelombang (breakwater) dan penahan gelombang (reventment), mengingat besar sekali manfaat keduanya di tengah kondisi Bengkulu yang rawan bencana Tsunami ini.
  5. Dapat disalurkan mesin perontok padi, mesin pemotong rumput, hand tractor, bibit unggul, alat pembasmi hama babi, tikus, serta memberi bantuan pupuk bersubsidi secara merata dan tepat sasaran. Selain itu juga dilaksanakan penyuluhan secara berkala guna meningkatkan produksi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan masyarakat.
  6. Adanya pembangunan dan penambahan sarana kesehatan, puskesmas rawat inap, puskesmas pembantu, dan Polides, lengkap dengan penempatan tenaga medis, bidan desa, bahkan dokter spesialis di RSUD.
  7. Adanya sosialisasi secara berkesinambungan di seluruh kabupaten/ kota terkait layanan BPJS karena masih banyak masyarakat yang belum mengerti.
  8. Pemerintah juga diharapkan lebih sering melakukan monitoring terhadap pengguna kartu BPJS karena pelayanan yang diberikan terkesan dinomor duakan dari pasien umum (mampu).
  9. Diharapkan ada perbaikan data dalam pendistribusian program bantuan beras untuk keluarga miskin (Raskin) sehingga lebih tepat sasaran.
  10. Dapat memberikan insentif maupun bantuan stimulan kepada guru mengaji agar masyarakat dapat membaca Alquran dengan baik dan lebih memahami agama.
  11. Melaksanakan program fogging berkala yang merupakan tindakan nyata antisipasi endemi Demam Berdarah Dengue (DBD).
  12. Dapat memperjuangkan listrik masuk desa, sebab masih ada beberapa desa yang belum mendapatkan fasilitas penerangan listrik dan pemasangan lampu jalan.
  13. Pemerintah daerah diharapkan mempermudah dalam kepengurusan akte kelahiran, pembuatan KTP, serta kepengurusan sertifikat tanah melalui prona.

“Hendaknya pemerintah daerah dapat menindaklanjuti dengan sungguh-sungguh sehingga masyarakat dapat merasakan program yang diusulkan oleh para wakilnya benar-benar terwujud dan bermanfaat,” tandas muharamin. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed