oleh

Ini Nama Badan Kehormatan DPRD Kota Bengkulu

proses pemilihan Badan Kehormatan DPRD Kota Bengkulu
proses pemilihan Badan Kehormatan DPRD Kota Bengkulu

kupasbengkulu.com – Bebepara menit jelang pemilihan dan penetapan anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bengkulu yang digelar Selasa siang (7/10/2014) Ketua DPRD Kota, Erna Sari Dewi sekaligus Pimpinan Sidang memberikan kesempatan pada tiga fraksi yang belum mengusulkan calon untuk duduk sebagai anggota BK.

Sebelumnya, dari sembilan fraksi baru enam fraksi telah menyampaikan usulannya, seperti halnya Fraksi Gerindra yang mengusulkan Sutardi, sedangkan Fraksi PAN mengusulkan Indra Sukma, Fraksi Demokrat mengusulkan Sawaluddin Simbolon yang kemudian usulan tersebut dibatalkan. Sementara Fraksi Hanura mengusulkan Imran Hanafi, Fraksi PPP mengusulkan Heri Ifzan, serta Fraksi gabungan Kebangkitan Bintang Perjuangan mengusulkan Minharsii.

Pada kesempatan itu Fraksi NasDem ikut menyampaikan usulan dan menunjuk Baidari Citra Dewi sebagai calon. Begitu juga dengan Fraksi PKS yang mengusung Zulaidi, sementara Fraksi Golkar tidak menyampaikan usulan.

Sesuai Peraturan DPRD Kota tentang Tata Tertib DPRD Kota, anggota BK dipilih dan ditetapkan dalam rapat paripurna berdasarkan usul dari masing-masing fraksi. Sementara anggota BK dipilih dari dan oleh anggota DPRD dengan jumlah anggota lima orang.

Berdasarkan hasil kesepakatan tata cara pemilihan tersebut, masing-masing anggota dewan yang menghadiri paripurna berhak memilih lima nama yang dipercayai untuk menjabat anggota BK. Dari 35 keanggotaan dewan kota, empat dewan tidak ikut memberikan hak suaranya. Dari empat dewan itu tiga diantaranya tidak hadir, yakni Muryadi, Wien Zafitrah Ruslan serta Mardiyanti. Sementara, satu dewan lain adalah Sawaluddin Simbolon yang memilih meninggalkan ruang sidang.

Votting pun berlangsung seru dan heboh, lantaran masing-masing dewan yang memilih dan dipilih terlihat antusias menyaksikan penghitungan suara. Sebelum dimulainya penghitungan suara salah seorang dewan dari Fraksi Kebangkitan Bintang Perjuangan, Hamsi bahkan tetap berdiri didekat kotak suara.

Beberapa dewan terdengar menegur Hamsi untuk kembali duduk di kursinya karena penghitungan suara akan segera dimulai. Anggota dewan juga berpendapat posisi Hamsi tersebut menghalangi dewan lain yang juga ingin menyaksikan penghitungan suara.

“Saya berhak berdiri disini,” ujar Hamsi menyikapi beberapa teguran tersebut.

Akhirnya Hamsi pun ditunjuk sebagai saksi menemani saksi lainnya, Sandy Bernando dari Fraksi Golkar.

Menyaksikan perolah suara calon anggota BK yang saling mengejar, terdengar sorak-sorakan dewan.

Dari hasil penghitungan suara diketahui Indra Sukma memperoleh 28 suara mengimbangi Imran Hanafi yang juga memperoleh 28 suara. Sedangkan Zulaidi mendapat 25 suara, Baidari Citra Dewi 21 suara, Heri Ifzan 20 suara, Sutardi 13 suara dan Minharsii 10 suara.

Dengan demikian lima anggota BK adalah Indra Sukma, Imran Hanafi, Zulaidi, Baidari Citra Dewi serta Heri Ifzan. Berdasrkan rapat anggota BK terpilih, posisi Ketua BK dipercayakan pada Imran Hanafi dan Wakil Ketua dipercayakan pada Heri Ifzan.(beb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed