oleh

Ini Total Kerugian Masyarakat Lebong Pasca Bencana

Longsor Lebong
Longsor Lebong

Lebong, kupasbengkulu.com – Bencana tanah longsor dan banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lebong, memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Hal ini terutama dirasakan para petani dan pemilik kolam yang lahannya rusak akibat bencana tersebut. Diketahui, data sementara yang dihimpun Pemda Lebong tercatat sebanyak 11,3 ton ikan mati. Di samping itu seluas 82,2 hektar lahan sawah di Lebong Selatan mengalami rusak parah.

“Saat ini kita masih melakukan pendataan terhadap kerugian yang dialami petani pasca bencana. Total kerugian sejauh ini diperkirakan mencapai Rp 200 juta,” ujar Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Lebong, Achmad Yon, Senin (09/05/2016).

Terpisah, Camat Lebong Selatan, Reko Haryanto, mengatakan masyarakat di daerah tersebut terancam gagal panen. Untuk Kelurahan Mubai, seluas 36,25 hektare lahan sawah rusak. Sementara di Desa Manai Blau ada 14,5 hektare, Kelurahan Taba Anyar 11,55 hektare, Desa Tik Jeniak 8,35 hektare, dan sawah di Kelurahan Turang Lalang 11,55 hektare rusak.

“Pada saat bencana banjir menerjang areal persawahan, sebagian besar padi sudah mulai berbuah dan beberapa pekan ke depan sudah siap panen,” kata Reko.

Terkait data tersebut, Bupati Rosjonsyah mengakui bahwa Pemda Lebong terus melakukan koordinasi kepada pihak kementerian. Ini ditujukan agar masyarakat yang terkena dampak langsung dari bencana agar segera mendapat bantuan.

“Dari hasil koordinasi tersebut, kementrian siap memberikan bantuan terhadap kerugian yang dialami masyarakat. Namun pihak kementrian sendiri menginginkan data yang konkrit jumlah kerugian tersebut,” tandasnya. (spi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed