oleh

Jabatan di Pemprov Bengkulu Dilelang

junaidi sawah
Junaidi Hamsyah

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), dan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), mengatur bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama, madya, dan utama harus dipilih melalui lelang terbuka.

Menanggapi hal itu, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Bengkulu Herry Syahrial mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan sistem lelang terbuka, di tahun 2015. Pemprov telah membentuk tim, yang terdiri dari kalangan independen untuk melakukan penyeleksian.

”Untuk Eselon I dan II sesuai dengan SE Kemenpan-RB harus dilaksanakan seleksi secara terbuka, dan tahun 2015 dimulai. Kita sudah siapkan timnya, tinggal melaksanakan saja. Termasuk Sekda pun menurut UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, seharusnya dipilih melalui lelang terbuka,” kata Herry, Sabtu (31/01/2015).

Kendati demikian, Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengatakan, dalam hal pemilihan Sekdaprov definitif ini tidak akan menggunakan sistem lelang karena pihaknya telah mengirimkan sejumlah nama ke pusat.

”Untuk Sekda sudah diusulkan orangnya, kita tidak menggunakan sistem lelang karena kita usulnya sudah lama. Nanti kalau SK-nya sudah keluar, baru diumumkan orangnya,” singkat Junaidi.

Sementara, Wakil Gubernur Bengkulu, Sultan Bachtiar Najamudin mengaku, setuju dengan diadakan lelang jabatan agar orang-orang yang terpilih betul-betul, memiliki kualifikasi yang baik dan sesuai untuk mengemban tugas di pemerintahan.

”Saya sepakat dengan kebijakan pusat yang membuat lelang, namun harus ada masa transisi karena persiapan tentang lelang ini belum sepenuhnya,” pungkasnya.(val/kominfonews)

News Feed