oleh

“Jalan Dimakan Koruptor Dewan ke Mana?”

-SELUMA-2 views
Lukisan Bertuliskan "Jalan Dimakan Koruptor Dewan ke Mana?"
Lukisan Bertuliskan “Jalan Dimakan Koruptor Dewan ke Mana?”

Seluma, kupasbengkulu.com – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam lembaga swadaya masyarakat (LSM) menduduki kantor DPRD Seluma untuk melakukan hearing guna menindak lanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Bengkulu pada beberapa item pekerjaan proyek di daerah itu.

Para peserta juga membawa lukisan bertuliskan “Jalan Dimakan Koruptor, Dewan ke Mana?”

Hearing yang disambut oleh wakil ketua II DPRD Seluma, Okti Fitriani bertujuan untuk menyelamatkan uang negara dari para koruptor khususnya di Kabupaten Seluma.

“Tujuan kami untuk memberitahukan bahwa kami telah melakukan laporan secara terbuka ke penegak hukum kami meminta agar lembaga masyarakat dalam hal ini DPRD Seluma untuk menekankan pihak hukum agar segera menuntaskan seluruh kasus korupsi di Seluma.hal ini Merupakan Bentuk kepedulian masyarakat kepada negara Republik Indonesia khususnya dikabupaten Seluma,”Kata Sekretaris LSM Mata Corruption Smash (MCS) Kabupaten Seluma  masyarakat Asnawi Senin (6/3/2015).

Selain itu juga kata dia, pihak DPRD Seluma terkesan tutup mata atas persoalan pekerjaan proyek di Kabupaten Seluma.

“kami menduga pimpinan DPRD Seluma tidak peduli dengan masalah kasus terkesan tutup mata, tutup telinga dan buka mulut, kami meminta DPRD mendongkrak pihak hukum untuk segera mengusut kasus korupsi diseluma,”Tegasnya.

Sementara itu wakil ketua II DPRD Seluma Okti Fitriani menyambut baik atas kunjungan masyarakat ke sekretariat DPRD Seluma.

“persoalan ini sudah membuat resah,kami selalu mendorong, kami selalu sidak, sebelumnya kadis PU nya diganti, kami sudah rencanakan akan kembali mengundang BPK ke Seluma guna membandingkan temuan BPK dengan hasil audit komisi II agar kerugian daerah di minimalisir,”beber Okti.

Okti menegaskan bahwa DRPD Seluma tidak menutup mata hanya saja menunggu itikad baik kepala daerah untuk memperbaiki kabupaten Seluma.

“Ada indikasi telah terjadi tindak pidana korupsi, secara rudisis Hukum dan secara lembaga yang menangani ini komisi II,namun kita akan menyelsaikan persoalan ini dengan komisi gabungan,kami setuju sekali,kita akan mendorong penegak hukum,tekankan ke SKPD terkait agar memungut fhe proyek jangan terlalu besar alakadarnya saja,karena harusnya temuan BPK lebih banyak lebih dari Rp 5 miliar, nanti kita akan undang kembali BPK dan akan kita gandengkan temuan BPK dan komisi II, DPRD selaku lembaga masyarakat akan mengirimkan surat ke Kejati bengkulu, Polda Bengkulu, Kejari Tais dan Polres Seluma untuk segera menuntaskan kasus korupsi di Seluma,”Pungkasnya.

Gabungan masyarakat yang tergabung dalam LSM Mata Rakyat Seluma (MRS) Mata Corruptin Smash (MCS)National Corution Whort (NCW) dan beberapa perwakilan masyarakat meminta agar pihak DPRD Seluma tidak terlibat atau ikut handel dalam pekerjaan proyek dikabupaten Seluma.(cee)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

fourteen − seven =

News Feed