oleh

Kaca Mobil Digedor, Uang Kepala Sekolah Senilai Rp 67,27 Juta Raib

Mobil kepala sekolah yang berhasil digedor maling, dan uang tunai senilai Rp 67,27 juta di dalamnya raib.
Mobil kepala sekolah yang berhasil digedor maling, dan uang tunai senilai Rp 67,27 juta di dalamnya raib.

kepahiang, kupasbengkulu.com – Tindak kejahatan pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kepahiang, tepatnya Desa Bogor Baru Rabu (18/3).

Korban, Sarmen (45) warga Sidodadi Kelurahan Pasar Ujung yang menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Bermani Ilir mengaku kehilangan uang tunai senilai Rp 67.270.000.

Peristiwa itu, berawal dari korban bersama Bendahara SMA terkait, Saprudin (40) warga Kelurahan Pasar Ujung menuju ke Kelurahan Pasar Kepahiang. Tujuannya, untuk mencairkan uang ke Bank Negara Indonesia (BNI).

“Mobil korban jenis Toyota Kijang LGX warna biru nopol BD 1164 GZ. Setelah mencairkan uang, keduanya bertamu ke rumah rekannya (Sikin,red) di Bogor Baru. Tidak lama kemudian, seorang warga bernama Aisyah berteriak setelah melihat ada orang memecahkan kaca mobil,” terang warga, Suardi.

Dikonfirmasikan, Kapolres Kepahiang AKBP Iskandar ZA melalui KBO Reskrim Ipda Tommy Sahri tidak menampik kebenaras peristiwa itu dan mengatakan, bahwa pihaknya tengak memburu pelaku pecah kaca tersebut.

“Keterangan sejumlah saksi, kejadiannya itu sangat cepat. Korban ketika aksi kejahatan itu dilakukan, baru duduk sekitar 10 menit di kediaman rekannya,” jelas Tommy.

Akibat dari peristiwa itu, tas korban yang berisikan uang senilai Rp 67.270.000 raib disikat oleh pelaku yang berjumlahkan sebanyak dua orang. Uang tersebut dibagi dalam dua amplop, dengan nilai masing-masing Rp 8.270.000 dan Rp 59 juta.(slo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

16 − 14 =

News Feed