oleh

Kadis Dikbud Imbau Jangan Percaya Kunci Jawaban yang Beredar

Atisar Sulaiman
Atisar Sulaiman

bengkulu, kupasbengkulu.com – Jelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Provinsi Bengkulu, Atisar Sulaiman, mengimbau agar para peserta tidak terpengaruh dengan kunci jawaban palsu yang marak beredar pada waktu pelaksanaan UN berlangsung.

Atisar mengatakan, naskah soal UN hanya diketahui oleh tim pembuat soal, begitu pula dengan kunci jawabannya, sehingga kunci jawaban tersebut tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.

“Tidak ada yang namanya kunci jawaban UN, yang sering beredar waktu UN itu palsu. Yang tahu kunci jawaban cuma pembuat soal, jadi jangan sampai peserta UN tergantung pada kunci jawaban itu. Lebih baik belajar dengan sungguh-sungguh,” ujar Atisar, Jumat (10/04/2015).

Atisar mengatakan saat ini naskah soal UN tingkat SMA sederajat sudah berada di Polres kabupaten/ kota masing-masing. Naskah soal akan dibagikan ke sekolah pada H-2 dan H-1, tergantung pada jarak jangkauan sekolah.

Tidak hanya itu, pihak Dikbud juga sedang mempersiapkan anggaran untuk pemberian reward bagi peserta UN yang mendapatkan nilai tertinggi nantinya.

“Reward tentu akan kita berikan sebagai penyemangat bagi peserta UN, akan kita lihat anggarannya dulu dan nanti akan diserahkan pada moment-moment, seperti puncak hari pendidikan atau mungkin hari kemerdekaan,” tandasnya.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

5 × 1 =

News Feed