oleh

Kasus Penggelapan 18 Ton Raskin Diambil Alih Polda Bengkulu

Rastra

Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Penangkapan dua truk bermuatan 18 ton lebih beras miskin (Raskin) oleh Polsek Padang Ulak Tanding (PUT), akan dialihkan ke Polda Bengkulu.

Hal itu dikatakan oleh Kasat Reskrim Polres Rejanglebong, AKP Chusnul Qomar. Ia menyatakan, saat ini penyidikan kasus penggelapan Raskin tersebut sudah disiapkan untuk kemudian dilimpahkan ke Polda Bengkulu. Termasuk juga diantaranya barang bukti dan para tersangka.

“Namun tiga orang tersangka, yakni Ca, TM dan Ke saat ini tidak ditahan, lantaran mereka ada hanya sopir dan orang yang disuruh membawa beras, tidak ditahan mereka diminta wajib lapor saja, dan dimintai keterang,” terang Chusnul.

Penggelapan dari Raskin yang seharusnya dialihkan pada 202 Rumah Tangga Sejahtera (RTS) Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejanglebong ini disebut-sebut melibatkan pejabat penting di daerah tersebut. Hal itu juga yang dirumorkan menjadi penyebab pengalihan kasus tersebut ke Polda Bengkulu.

Meskipun demikian, pihak Polres Rejanglebong masih tidak bisa memastikan isu yang berkembang tersebut. Menurut Polres Rejanglebong, penyidikan masih terus berlanjut dan nantinya akan terbuka siapa saja yang terlibat dalam hal tersebut.

Disisi lain, Camat Binduriang, Furqan menyatakan bahwa ia berada di Kantor Camat, ketika Raskin didistribusikan ke daerah itu. Ia juga mengaku melihat ada orang yang memindahkan raskin untuk 202 RTS di Desa Simpang Beliti, ke atas dua truk yang kemudian diamankan tersebut.

“Hanya saja, saya tidak tahu, kalau selanjutnya beras tersebut malah diselewengkan,” pungkas Furqan.(vai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

nineteen − three =

News Feed