oleh

Kaur Dilanda Badai, Harga Ikan Naik 50 Persen

-Tak Berkategori

kupasbengkulu.com – Cuaca buruk yang melanda Kabupaten Kaur beberapa hari ini membuat para nelayan mengeluh, karena selain tidak bisa melaut, cuaca seperti ini mengakibatkan pendapatan mereka berkurang.

Kepada kupasbengkulu.com Minggu (20/7/2014) Tasman (28) nelayan warga Desa Sekunyit mengatakan dengan cuaca buruk yang hampir satu minggu hanya beberapa hari saja mereka bisa melaut.

“Dengan cuaca seperti ini banyak nelayan tidak melaut. Karena Selain pendapatan sedikit, hal ini tentunya mengingat keselamatan kita,” ungkap Tasman Minggu (20/7/2014).

Meskipun harga ikan meningkat hal ini tidak mempengaruhi penghasilan nelayan di musim badai ini. Karena ikan yang mereka dapatkan tidak seimbang dengan biaya bensin (premium) yang mereka keluarkan untuk melaut.

Tasman mengatakan pendapatan di hari normal atau cuaca bagus itu lebih banyak di banding dengan cuaca buruk seperti badai saat ini. Dan ini membuat perekonomian nelayan bertambah parah. Bagaimana tidak selama ini mereka hanya menggantungkan hidupnya dengan melaut. Jika cuaca buruk mereka tidak melaut, otomatis penghasilan mereka tidak ada sama sekali.

Selanjutnya jika sebelumnya ikan jenis tuna perkilo Rp 20 ribu sekarang meningkat dengan harga Rp 30-35 ribu per kilo, dan ini sudah mengalami peningkatan 50 persen. dan cuaca badai seperti ini tangkapan ikan sepi, akibatnya hasil tangkapn lebih sedikit.

“Memang harga ikan saat ini mahal, tapi itu tidak sebanding dengan hasil yang didapat dan pengeluaran untuk melaut,” pungkasnya. (mty)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *