Beranda DAERAH BENGKULU Ke Bengkulu Kapolri Jawab Hanya Kasih Kejutan untuk Kapolda

Ke Bengkulu Kapolri Jawab Hanya Kasih Kejutan untuk Kapolda

0
Kapolri Jendral Polisi, Sutarman saat mengnjungi Polda Bengkulu
Kapolri Jendral Polisi, Sutarman saat mengnjungi Polda Bengkulu
Kapolri Jendral Polisi, Sutarman saat mengnjungi Polda Bengkulu

kupasbengkulu.com – Setelah mensosialisasi Kunker ke Mapolda Bengkulu untuk kesiapan pengamanan Pilpres nantinya, Kapolri jendral Drs H Sutarman dilakukan secara mendadak. Kunker ini hanya dilakukan dalam 1 hari saja dan Kapolri segera pulang ke Mabes Polri.

Mapolda Bengkulu memang diberi kejutan, sebab Kapolri hanya ingin melihat kesigapan anggotanya di Mapolda Bengkulu.

“Kalau datangnya tidak secara mendadak, Mapolda Bengkulu pasti sudah menyiapkan semua pengamanan Pilpres nantinya,” kata Kapolri.

Dikatanya, pada sosialisasi secara tertutup di Mapolda Bengkulu Siang tadi (20/5/2014) Kapolri menyampaikan kepada anggotnya untuk mengevaluasi Pileg sebelumnya. Evaluasi ini mulai dari percetakan surat suara hingga selesainya semua yang berkaitan dengan Pilpres.

“Anggota kita semuanya akan kita arahkan ke semua keamanan yang berkaitan dengan Pilpres agar tidak ada yang dirubah, jangan sampai dirusak, dicurangi dan sebagainya,” ujarnya.

Menurut Kapolri, evaluasi dan arahan ini guna menghindarnya terjadi yang tidak diinginkan atau kerusahan yang terjadi pada Pileg yang lalu seperti yang terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Karena ada kejadian yang lalu, di Sulawesi Tenah, seluruhnya sudah tanda tangan dan menerima begitu pulang Kantor PPKnya dibakar ini yang dihindarkan,” ucapnya.

Selain itu, Polri sudah mensiagakan Kantibmas untuk berjalannya Pilpres yang lebih baik. Langkah-langkah keamanan sendiri sudah dipersiapkan mulai dari step 1 hingga step 6 atau mulai dari pengamanan biasa hingga pengamanan menggunkan senjata. Penggunaan senjata tersendiri sudah ada ukurannya dan prosedurnya sendiri.

“Kalau step 6 sendiri itu sudah keaamanan yang luar biasa, kita akan menggunakan senjata untuk melakukan keamanan,” ungkapnya.

Diimbaunya, agar masyarak lebih bijak memilih pimpinan Republik Indonesia. Masyarakat jangan mudah terpengaruh hanya karena hasutan dan kecemasan serta intimidasi dari orang yang tak bertanggung jawab.

“Jadi masyrakat jangan mudah terpengaruh oleh politik uang agar dia bisa memilih Presiden yang bisa membawa Indonesia ini ke arah yang lebih baik,” imbaunya.(cr3)