oleh

Kejari Ekspos Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Bansos

ujang kejari
Kasi Pidsus Kejari Bengkulu, Ujang Suryana

kupasbengkulu.com – Dugaan penyelewengan dan Bantuan Sosial (Bansos) 2012 dan 2013 bakal naik kelas atau status. Pasalnya, jika tidak ada halangan dalam bulan September, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu bakal ekpos dan gelar dugaan penyelewengan dana Bansos.

”Mudah-mudahan kita gelar dan ekspos, mudah-mudahan dan mohon dukungannnya kita tingkatkan kelasnya dalam bulan Sepetember ini,” kata Kasi Pidsus Kejari Bengkulu, Ujang Suryana, Selasa (2/9/2014).

Naik kelas dari penyelidikan dan penyidikan, lanjut Ujang, sudah disahkan secara tertulis. Namun, Kejari belum bisa bertindak sebelum ada keputusan dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu.

“Rencananya Senin (1/9/2014) mau kita naik ke tahap penyelidikan, tapi Kajari (Wito,red) sedang dapat musibah orangtuanya meninggal jadi kita undurkan,” jelas Ujang.

Ia menambahkan, saat ini penyidik hanya menghitung sendiri dugaan kerugian negara tersebut. Namun, hal ini hanya bersifat sementara karena pihak kejari mau mempercepat penyelesaian kasus penyelewengan dana Bansos.

”Kalau sekarang kita hitung sendiri dan hanya bersifat sementara saja. Nanti kita lakukan perhitungan dari BPKP. Karena kita yakin ada inidikasi dugaan penyelewengan dana dan kerugian negara,” tegas Ujang.

Sementara itu, Ujang menjelaskan, sudah 20 orang lebih dimintai keterangan oleh Kejari. Namun, tidak semuannya dinyatakan dijadikan tersangka.

“Kalau yang dimintai keterangan belum tentu dijadikan tersangka. Namun, siapa yang menerima aliran dana Bansos bakal kita tindaklanjuti,” pungkas Ujang.(dex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 × 2 =

News Feed