oleh

Kejari: Pemkot Jangan Bayar Dulu Ganti Rugi Lahan SDN 62

foto bareng antara petinggi Pemkot Bengkulu dan Kajari
foto bareng antara petinggi Pemkot Bengkulu dan Kajari

kupasbengkulu.com – Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu, Wito,M.Hum., menegaskan kepada pemerintah Kota Bengkulu agar jangan dulu melakukan pembayaran atas lahan SDN.62 Kota Bengkulu yang hingga saat ini masih menyisakan konflik dengan pihak yang mengaku ahli waris atas lahan tersebut.

“Untuk pembayaran kepada masyarakat, apalagi menggunakan APBD, yang pertama harus jelas status hukumnya walaupun katanya ada sertifikat, namun harus jelas asal-usul sertifikat itu,” ujar Wito, Kamis (19/06/2014).

“Saya tegaskan hari ini bahwa kejaksaan dan wali kota memberikan surat kuasa khusus untuk proses hukum berkaitan dengan SDN.62. Kita tidak perlu koar-koar (teriak-red) di media, kalau memang merasa benar kita sama-sama berhadapan dengan hukum di pengadilan melalui mekanisme yang ada,” tegasnya.

Di samping itu, ditambahkan Wito agar jangan ada lagi yang mempertanyakan masalah SDN.62 kepada Walikota Helmi Hasan. Jika ingin menanyakan hal tersebut bisa langsung kepada pihak Kejaksaan Negeri Bengkulu.

“Mulai hari ini saya tegaskan khusus SDN.62 tidak usah lagi tanya kepada walikota maupun kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, setiap pertanyaan silahkan tanya kepada Kejaksaan Negeri Bengkulu,” katanya lagi.

Tidak tanggung-tanggung, Wito mengajak para pihak ahli waris untuk bersama-sama melakukan uji dokumen di pengadilan untuk mengetahui keabsahan dokumen.

“Kalau mau, gugat perdata. Kalau merasa benar mari kita uji dokumen di pengadilan. Kita akan sama-sama terhormat berdasarkan hukum. Saya minta tidak boleh ada lagi segel menyegel. Biarkan anak-anak sekolah dan biarkan proses hukum terus berjalan,” pungkasnya. (val)

Rekomendasi