oleh

Kelompok Bermotor dan Rampok di Binduriang Sempat Bentrok

sumber foto: javanews.com
sumber foto: javanews.com

kupasbengkulu.com – Dua orang pemuda yang masih berstatus siswa salah satu SMA di Kota Lubuklinggau, DW (17) dan RI (17) benasib sial ketika melintasi jalan lintas utama Curup- Lubuklinggau. Hasilnya, motor Honda Absolute Revo bernopol BG 3076 HR berhasi digondol perampok.

Tidak hanya itu, tiga unit HP antara lain BB Davis tipe 9220, Nokia 5300 dan Samsung juga ikut dibawa perampok. Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami kerugian dengan total belasan juta rupiah. Kejadian ini terjadi pada hari Minggu (24/6/2014) sekitar pukul 08.00 WIB, ketika itu kedua korban bermaksud untuk bernagkat ke Kota Bengkulu untuk mengikuti acara klub motornya, Modification Community Extreme Palembang (MOCEP) di Kota Bengkulu.

Sialnya, ketika berada di Desa Cahaya Negeri, Binduriang, Rejang Lebong, sebuah motor jenis Satria FU langsung datang dan memepet korban. Selanjutnya, karena pelaku menggunakan senjata tajam, terpaksa korban mengikuti keinginan pelaku yang meminta korban untuk berhenti. Pelaku yang berjumlah dua orang ini kemudian meminta korban untuk menyerahkan kunci motornya.

“Kami merasa jumlah kami sama banyak, sehingga awalnya kami memilih untuk melawan,”terang korban.

Namun, ketika sedang bertarung, muncullah delapan orang pelaku dengan empat motor ke lokasi kejadian. Tanpa banyak bicara, mereka ikut turun ke gelanggang pertarungan. Kalah jumlah, kedua korban babak belur dan merelakan saja pelaku membawa kendaraan kesayangannya.

Beruntungnya, kemudian anggota Koramil setempat lewat dan segera memberikan tumpangan. Oleh anggota tersebut, kedua korban diantarkan ke Polsek Sindang Kelingi untuk melaporkan kejadian itu.

Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso melalui Kapolsek Sindang Kelingi Iptu Syarkowi membenarkan kejadian ini dan juga laporan korban. Menurut Syarkowi, keterangan dari kedua korban sudah diambil dan polisi sedang mengejar pelaku dengan ciri-ciri yang diparparkan kedua korban.

“Laporan sudah kita terima, saat ini pengejaran terhadap pelaku sedang dilakukan,”demikian Syarkowi. (vai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

sixteen − three =

News Feed