oleh

KK Tidak Terdaftar, Kades Berang di Dukcapil

-Tak Berkategori
Seorang Warga Marah di Dinas DUKCAPIL.
Seorang Warga Marah di Dinas DUKCAPIL.Kaur.

Kaur, Kupasbengkulu.com – Kepala Desa (Kades) Guru Agung Kecamatan Kaur Utara, yang juga Ketua Forum Kades kabupaten,  Tasmir Ahmad berang saat menyambangi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kaur, Kamis (14/04/2016).

Pasalnya, saat mendaftar pembuatan KTP untuk BPJS Kesehatan atas nama isterinya, Kartu Keluarga (KK) miliknya tidak terdaftar.

Padahal ia sangat butuh KTP sementara karena E-KTP-nya belum keluar. Namun saat dilihat petugas Dukcapil, KK yang dibawa tidak terdaftar. Sedangkan pembuatan KK tersebut tahun 2012 atau empat tahun lalu.

Sempat Cekcok
Setelah bersikeras dan sempat cekcok mulut dengan petugas, akhirnya petugas menemukan data KK tersebut. Setelah diteliti, ada kesalahan penulisan nama orang tua Tasmir Ahmad.

Mengetahui itu, akhirnya petugas memutuskan untuk mencetak ulang KK Tasmir Ahmad dan meminta ia datang kembali keesokan harinya.

“Petugas bilang KK saya tidak terdaftar dan menyuruh bikin KK baru.  Bisa diambil tanggal 22 April nanti. Jelas saya marah-marah disini,” katanya.

Saya urus ini kata Tasmir, orangnya lagi sakit. Isteri saya mau bikin BPJS kesehatan. Kalau ditunda hingga berminggu-minggu, bisa mati dia.

Jadi mereka sebagai pelayan masyarakat, sangat lambat sekali. Seakan-akan mempersulit, sombong sekali mereka. Padahal itukan sudah tugas mereka. Tapi pelayanan petugas disini sangat tidak maksimal.

“Saya kecewa. Tadi sempat bilang, kalau memang saya tidak terdaftar, tolong buatkan saya surat pindah domisili ke Bengkulu Selatan. Biar saya urus disana KK saya,” ujar dengan nada tinggi dan bergegas meninggalkan Kantor Dukcapil.

Salah Paham
Kabid Pendaftaran Penduduk M.Johan mengklarifikasi, kalau kejadian itu hanya salah paham. Karena tadi pihaknya masih memeriksa data, karena sebelumnya ada pemutakhiran data. Namun setelah kita cek itu ada.

“Itu salah paham, memang tadi agak lama, karena kita memeriksa data di komputer kita, namun ketemu juga. hanya saja  ada sedikit kesalahan nama orang tuanya tadi,” jelas Johan.

USai dicetak ulang, kita sarankan untuk datang kembali besok, karena katanya mau cepat untuk bikin BPJS kesehatan, lantaran isterinya sakit. Kalau yang penting-penting seperti itu kita utamakan, kita tidak mempersulit,” ungkap Kabid Pendaftaran Penduduk, M Johan, Kamis, (14/04/2016). (Mty)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *