Sabtu, Desember 4, 2021

Kota Bengkulu dan Seluma Pilot Project Mitigasi Bencana

Baca selanjutnya

Pertemuan antara pihak BPBD Provinsi Bengkulu dan GNS New Zealand dengan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu.
Pertemuan antara pihak BPBD Provinsi Bengkulu dan GNS New Zealand dengan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu.

KUPASBENGKULU.COM- Sebagai daerah yang rawan bencana, Provinsi Bengkulu mendapatkan perhatian khusus dalam pengurangan resiko bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebagai pilot project mitigasi bencana ini akan dilakukan di dua daerah, masing-masing, Kota Bengkulu dan Kabupaten Seluma.

Dijelaskan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Husni Mahyudin, bahwa kegiatan mitigasi atau pengurangan resiko bencana ini akan dilakukan berkesinambungan selama 5 tahun.

“Kegiatannya berupa peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan anggarannya dari GNS dari Negara New Zealand, yang diawali dengan workshop” ujarnya, Rabu (15/04) usai melakukan pertemuan dengan pihak GNS, dan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu.

Adanya kerjasama ini, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Parial, menyambutnya dengan baik. Apalagi kerjasama ini melibatkan pihak GNS New Zealand, Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Bengkulu (Unib), dan Pemprov Bengkulu.

“Kita menyambut baik kerjasama ini, secara nasional daerah kita ini termasuk rawan bencana. Kita berharap tidak terjadi bencana, dan saya akui anggaran untuk penanggulangan bencana di tahun 2015 ini minim,” ungkap dia.

Dijelaskannya, pada tahun 2015 ini anggaran untuk penanggulangan bencana di BPBD tidak cukup Rp 10 miliar, dibandingkan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bengkulu senilai Rp 2,1 triliun.

“Kita berusaha anggaran ini untuk ditambah, karena memang untuk kepentingan masyarakat,” janjinya.

Sementara itu, Deputy Project Director GNS, Phil Glasslew mengungkapkan, bahwa dipilihnya Provinsi Bengkulu berdasarkan rekomendasi panitia pengarah pemerintah baik New zealand dan Indonesia. Provinsi ini juga memiliki indeks resiko bencana di BNPB tinggi sekali, seperti gempa, tsunami, banjir, dan longsor.

“Kami berusaha mendukung BPBD ditingkat kabupaten, membantu mereka mengembangkan rencana aksi yang akan didanai oleh pemerintah termasuk dalam kegiatan peningkatan pengetahuan masyarakat. Juga berbagi pengetahuan dengan Pemerintah Bengkulu, bagaimana bangunan yang baik, juga bagaimana melakukan perencanaan ruang yang lebih baik, dan mengembangkan sistem peringatan dini,” bebernya.

Untuk kegiatan mitigasi bencana di 10 kabupaten/kota di seluruh Indonesia ini, jelas dia, pihaknya telah menyiapkan anggaran senilai 7 juta Dolar New Zeland (ZND). Bisa saja kegiatan yang dilakukan berupa, pembangunan DAM, peringatan dini, dan memindahkan infrastruktur yang terletak di daerah bencana.

“Kita juga mengharapkan dukungan dari pihak lain seperti UNDP, Jepang atau world Bank, untuk mendanai kegiatan mitigasi bencana ini,” tandasnya.(coy)

OJK Tetapkan Modal Inti Minimum Bank Bengkulu Sebesar Rp3 Triliun

Kupas News – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan aturan modal inti minimum sebesar Rp3 triliun. Kelonggaran ini diberikan kepada setiap Bank Pembangunan Daerah (BPD),...

Bea Cukai Bengkulu Musnahkan Barang Sitaan

Kupas News – Direktorat Jendral Bea dan Cukai melalui Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkulu, Kamis pagi (2/12/2021) melakukan pemusnahan...

Aksi Demo Warga Tuntut Bupati Mian Tutup PT. Pamor Ganda

Kupas News – Usai beberapa kali menggelar pertemuan dengan manajemen PT. Pamor Ganda tidak membuahkan hasil, akhirnya warga Desa Pasar Ketahun, Lubuk Mindai, dan...

Presiden RI Keluarkan Kebijakan Segera Belanjakan TKDD 2022

Kupas News – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pimpin penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD)...

Berikut Ini Motor “Offroad” Trail Terbaik Sepanjang 2021

Kupas News – Industri sepeda motor setiap tahunnya selalu mengembangkan berbagai inovasinya. Sudah pasti teknologi dan spesifikasi terkini yang diterapkan pada keluaran terbaru mereka....

Terbaru