oleh

Kuota Pupuk Bersubsidi Bengkulu Berkurang

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Siswadi, SP.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Siswadi, SP.

kupasbengkulu.com – Kuota pupuk bersubsidi di Provinsi Bengkulu untuk tahun 2014 ini mengalami pengurangan.

Dijelaskan anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Siswadi, SP, pengurangan tersebut terjadi karena minimnya usulan kelompok tani se-Provinsi Bengkulu melalui Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Pengurangan kuota ini, ungkap Siswadi, terjadi di Kabupaten Rejang Lebong yang jumlahnya hampir 50 persen. Pada tahun 2013 lalu Kabupaten Rejang Lebong mendapatkan kuota sebanyak 15 ribu ton, sedangkan tahun 2014 hanya mendapatkan 7.700 ton. Sementara untuk tahun 2014 ini, Kabupaten Rejang Lebong membutuhkan sebanyak 12 ribu ton.

”Penyaluran pupuk harus diawasi dan verifikasi di RDKK dasar pemerintah mengusulan, mungkin sedikit mengusulkan, menuntut kita agar mengawasi supaya tepat sasaran kuota pusat dibagi daerah berdasarkan usulan kelompok tani,” tambah Siswadi, Rabu (29/1/2014).

Dampak dari berkurangnya kuota ini, petani terpaksa harus mengirit pupuk. Sementara untuk di Kota Bengkulu, Bengkulu Utara, Mukomuko dan Kaur belum turun, karena belum jelas SK kebutuhan pupuk bersubsidi, SK kuota pupuk baru turun di Kabupaten Seluma.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed