oleh

Layanan Puskesmas Tak Maksimal Tiga Kades Mengadu ke Dewan

tiga kades di Kabupaten Bengkulu Selatan mengadu ke DPRD terkait layanan Puskesmas tak maksimal
tiga kades di Kabupaten Bengkulu Selatan mengadu ke DPRD terkait layanan Puskesmas tak maksimal

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Tiga kades dan beberapa orang perangkatnya datangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Selatan. Ketiga Kades tersebut yakni, Kepala Desa Tanjung Aur 2, Taswin, kades Pagar Gading Sipran, dan Kades Kemang Sri Sarno Admi.

Kedatangan mereka diterima anggota dewan Yadra Suit dan Izurman dari komisi III DPRD. Kepada anggota dewan itu ke-tiganya melaporkan kurangnya maksimal pelayanan puskesmas Pagar Gading yang menaungi delapan desa yang ada di Kecamatan Pino Raya itu.

Delapan desa tersebut yakni Desa  Pagar gading, desa Tanjung Aur 2, desa Kemang Sri, Desa Cinto mandi, Desa Telaga Dalam, Desa Suka Bandung, Karang Cahyo dan desa Serang Bulan.

Dalam laporannya yang langsung di sampaikannya secara lisan kepada anggota dewan dari komisi III DPRD Bengkulu Selatan tersebut, ketiga kades itu mengharapkan agar petugas yang ada di puskesmas Pagar Gading tersebut hendaknya melakukan pelayanan terhadap masyarakat full 1 kali 24 jam. Artinya petugas harus ada setiap saat di kantor puskesmas, kata Taswin Kades Tanjung Aur 2.

Ditambahkan Sipran kades Pagar Gading, sudah tiga bulan terakhir ini ptugas di puskesmas itu hadir hanya saat jam kerja saja. Padahal menurut dia, sebelum kepala puskesmas dimutasi petugas di puskesmas itu selalu aktif 24 jam, bebernya.

“Gara – gara kesringan mutasi ini akhjirnya petugasnya jarang masuk, seharusnya petugas di puskesmas itu harus ada walaupun di luar jam kerja atau jam dinas. Bagaimana kalau ada warga yang mendadak mau berobat diluar jam dinas, saat sore dan malam harinya kalau petugasnya pulang kerumahnya di kota manna,” ujar Sipran di iyakan kades Kemang Sri Sarno Admi.

Sementara itu anggota komisi 3 DPRD Bengkulu Selatan Yadra Suid, langsung menanggapi laporan ke-tiga kepala desa dari kecamatan Pino Raya tersebut. “Laporan masyarakat seperti ini harus cepat kita tanggapi, segera akan kita panggil kepala dinas Kesehatannya nanti. Ini menyangkut kesehatan dan hajat hidup orang banyak,” kata Yadra. (tom) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four + thirteen =

News Feed