oleh

Lewat BlackBerry, Korban Penculikan Ditemukan

Ilustrasi penculikan anak/istimewa
Ilustrasi penculikan anak/istimewa

kupasbengkulu.com – Melalui Black Berry Meseger (BBM) Korban penculikan Bella Santik Tri Yanto (11) warga Kalimantan Gang Harapan RT 3 Kelurahan Rawa Makmur akhirnya ditemukan di RT 1 Kelurahan Pekan Sabtu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

(Baca : Diculik Bocah SD Ditemukan dalam Kondisi Patah Gigi)

Korban ditemukan setelah tiga jam pencarian mulai dari pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB pada Rabu (23/7/2014). Ia ditemukan oleh warga Kelurahan Pekan Sabtu Lamri dalam keadaan yang mengenaskan dengan keadaan gigi patah dan hidung yang berdarah karena lecet.

Kapolres Bengkulu AKBP Iksantyo Bagus Pramono melelui Kapolsek Selebar Kompol Banyu Erni Surasih mengatakan ditemunyakan korban berkat brodcast warga melalui BBM keseluruh nomor kontak BB. Sehingga berkat informasi tersebut korban bisa ditemukan.

“Kan banyak yang mengirim lewat black berry kemudian ada juga anggota Polda yang menelfon warga di Pekan Sabtu. Kebetulan ada curiga melihat anak kecil yang nagis di RT 1 pekan Sabtu, kemudian warga langsung mendekati dan langsung membawanya ke Polsek Selebar,” kata Banyu.

Indikasi penculikan masih di dalami oleh polisi karena anak tersebut masih dalam keadaan shock atas kejadian Penculikan di Hibrida Kelurahan Sidomuyo Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu. Namun dugaan sementara, pelaku memiliki motif kemungkinan karena unsur dendam atau ada motif lain di balik penculikan anak dari Sunarwan Syafii yang baru duduk dibangku kelas limas SD tersebut.

“Kalau sekarang belum ada indikasinya, mungkin karena dendam, asusila, atau karena minta tebusan atau yang lainnya belum diketahui. Kita sekarang masih menunggu hasil visum,” ujar Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, setelah melakukan visum kasus ini akan diserahkan ke Polres Bengkulu. Karena Pelaku sendiri yang menggunakan sepeda motor Satria FU tersebut belum diketahui kebaradaannya tersebut masih dalam penyelidikan dan atas himbaun dari Polsek serta permintaan dari keluarga.

“Ya rencana keluarganya setelah visum akan melaporkan ke Mapolres Bengkulu,” pungkas Banyu.

Kronologis kejadian sendiri, pelaku berpura-pura mencari tempat kost adiknya yang saat pelaku berhenti dan mengajak korban pergi menunjukan lokasi kost tersebut. Namun kenyataannya, korban lalu dibawa kabur oleh pelaku selama tiga jam dan akhirnya ditemukan warga.(dex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed