oleh

Lukai Pedagang Pakai Pena, Oknum PNS Dipolisikan

Korban (pakai topi,red) bersama Kepala UPTD Pasar Minggu, Roni Bambang.
Korban (pakai topi,red) bersama Kepala UPTD Pasar Minggu, Roni Bambang.

kupasbengkulu.com- Akibat tidak mampu menahan emosi, dan melukai Ketua Koperasi Pedagang Bersatu Pasar Minggu, Wanto Junaidi (35), menggunakan pena, seorang perempuan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) salah satu kelurahan di Kota Bengkulu, berinisial EN, harus diamankan pihak Polsek Ratu Samban.

Dituturkan Wanto, peristiwa ini bermula razia terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dilakukan petugas Satpol PP di kawasan Pasar Minggu, Kamis (13/02/2014), karena mengikuti aturan pemerintah. Malam harinya Jumat (14/02/2014) dilakukan rapat tentang penempatan lapak di lokasi yang baru.

Keesokan harinya, EN mendatangi dirinya yang sedang mengobrol dengan Kepala UPTD Pasar Minggu, Roni Bambang (41). Tiba-tiba saja EN marah, langsung mengeluarkan pena dari dalam tas dan menyabetkan pena tersebut ke arah pipi sebelah kiri, yang mengakibatkan luka gores.

Meskipun sempat terjadi adu mulut, korban tidak melakukan perlawanan dan memilih melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Ratu Samban.

“Sore harinya, pelaku langsung dijemput oleh petugas Polsek Ratu Samban,” tuturnya.

Diungkapkannya, aksi penyerangan yang dilakukan EN ini diduga karena, pelaku melihat salah satu pemberitaan di media televisi lokal, bahwa dirinya mendukung petugas Satpol PP untuk membongkar lapak milik EN.

Disisi lain, tambah Wanto, dirinya meminta agar walikota menghubungi dirinya kalau ada salah satu PKL yang melanggar aturan. Nanti, biar dirinya yang bertindak terhadap anggota pedagang yang melanggar tersebut, agar tidak terjadi keributan lagi.

Kepala UPTD Pasar Minggu, Roni Bambang, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengupayakan perdamaian dengan korban, sesuai dengan permintaan pihak keluarga EN.

“Sayangnya Wanto belum mau melakukan perdamaian, dengan dalih untuk memberikan efek jera kepada pelaku,” tandasnya.(cr1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed