oleh

Mahasiswa STTAB Ditemukan Tak Bernyawa

jenazah
Jenazah korban tenggelam di Pantai Panjang dibawa ke ruang jenazah RSUD M Yunus Bengkulu, Rabu (30/7/2014).

kupasbengkulu.com – Mardin Saogo (21), mahasiswa semester 5 Sekolah Tinggi Teologia Arastamar (STTAB) Kota Bengkulu, korban tenggelam di Muara Jenggalu, Senin (28/07/2014), sekitar pukul 18.01 WIB. Rabu (30/7/2014), sekitar pukul 00.31 WIB, berhasil ditemukan oleh tim gabungan, satu kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalam keadaan tak bernyawa.

Data terhimpun, korban digulung ombak laut selama 31 jam tersebut ditemukan tim gabungan setelah mengapung di Muara Dua Pantai Pantai Panjang Kota Bengkulu. Dengan kondisi tubuh masih utuh. Hanya saja, bagian badan korban sudah dalam keadaan membengkak, mengeluarkan darah serta menghitam.

Tidak ingin menunggu lama tim langsung membawa korban ke ruang Jenazah RSUD M Yunus Bengkulu untuk divisum.

Ketua koordinator lapangan Basarnas Bengkulu, Asril K mengatakan, setelah korban ditemukan, langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), M Yunus Bengkulu, untuk divisum.

”Penemuan jenazah korban setelah tim gabungan mencari dibagian bawah pasir sekitar Muara Dua, tak lama kemudian jenazah berhasil ditemukan,” demikian Asril.(dex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed