oleh

Maju ke Bursa Pilgub, Helmi Dianggap Ciderai Etika Politik

S
Wali Kota Bengkulu tengah berbincang serius dengan Pengamat Politik Unib, Lamhir Syam Sinaga saat Open House di Balai Kota, Senin (28/7/2014) siang.

kupasbengkulu.com – Pengamat Politik Universitas Bengkulu (Unib), Drs. Lamhir Syam Sinaga, M.Si menyarankan, agar Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, untuk tidak maju dalam bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2015. Pasalnya, mencalonkan diri untuk jabatan lain disaat masa jabatan yang diemban belum selesai bakal menciderai etika politik.

”Saya sudah ingatkan dari awal, jangan mau tergoda untuk maju di Pilgub tahun depan. Sebab berdasarkan etika politik sangat tidak baik. Ibaratnya, meninggalkan gawang sebelum pertandingan berakhir, karena meninggalkan gawang tandanya ada kelemahan atau ada cidera,” kata Lamhir, saat ditemui di Balai Kota, Senin (27/7/2014).

Jika Helmi telah menyelesaikan masa jabatannya hingga 2018 mendatang, lanjut Lamhir, maka tidak masalah untuk kembali terjun ke bursa Pilgub. Namun, saran Lamhir, Helmi jangan kembali bursa Wali Kota Bengkulu, tetapi Helmi mesti maju di Jakarta atau di Lampung. Sebab, kata dia, Lampung juga kekurangan tokoh.

”Kalau amanah jabatannya memang sudah selesai, maka boleh saja beliau maju lagi,” jelas Lamhir.

Saat dikonfirmasi, Helmi Hasan, enggan berkomentar banyak terkait bursa Pilgub 2015 mendatang.

”Kalau soal itu tanya beliau (Lamhir,red) saja lah ya. Saya belum mau komentar soal politik, karena masih dalam suasana lebaran,” elak Helmi sambil tertawa.(beb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed