Minggu, Januari 16, 2022

Malam Minggu, Perempuan Ini Babak Belur Dihajar Orang Mabuk

Baca selanjutnya

Ilustrasi penganiayaan perempuan

kupasbengkulu.com – Apes nasib yang dialami oleh Pika Santika (26) warga Air Meles Atas, Curup Timur. Sedang berada di jalan pulang ke rumahnya, ia dihentikan lalu dianiaya oleh oknum tak dikenal (OTD).

Diduga, OTD tersebut sedang dalam pengaruh alkohol. Hal ini diperkuat dengan keterangan korban bahwa pelaku meracau (berbicara tidak jelas) dan keluar aroma alkohol dari mulutnya.

Korban diketahui ditendang, lalu ditarik rambutnya hingga terpental. Tidak jelas apa motif pelaku tersebut. Setelah menganiaya korban, pelaku juga sempat mengeluarkan kata-kata kotor kepada korban.

Kejadian ini terjadi Sabtu Malam (13/9/2014) sekitar pukul 19.30 WIB namun baru dilaporkan dilaporkan Minggu (14/9/2014) sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibat kejadian itu, korban mendapatkan beberapa lebam diwajah, lebam dan luka lecet dan memar di perut dan kaki.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Kita masih mencari tahu penyebabnya, juga sedang mengidentifikasi pelaku,” demikian Edi.(vai)

- Advertisement -

Jelang HPL Terbit, Pemprov Bentuk Tim 13 Atasi Pengelolaan Pantai Panjang

Kupas News – Pasca pelaksanaan gerakan bersih Pantai Panjang Bengkulu bersama Forkopimda dan organisasi masyarakat peduli kebersihan pantai, Pemprov Bengkulu kian memantapkan langkahnya kelola...

Gubernur Rohidin Kunjungi Universitas Al Azhar Indonesia Bahas Kerja Sama

Kupas News – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melakukan silaturahmi ke Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) di Jakarta. Berbagai hal dibahas dalam lawatannya pada Kamis...

Grand Opening Kafe Harsa Eat Terobosan Menu Andalan Unik di Bengkulu

Kupas News – Sebagian besar pelaku usaha kafe berlomba-lomba mengkreasikan desain tempat usahanya untuk menarik pelanggan. Terutama bereksperimen dalam sajian menu hidangan kemudian persaingan...

TP PKK Bengkulu Panen Melon Kualitas Premium

Kupas News – Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin panen buah Melon kualitas premium milik Toboponik NHK Bengkulu "Ikona Melon", yang dibudidayakan pada...

Pasca Konflik Plasma, LIRA Temukan Rapor Merah PT. Pamor Ganda di Jakarta

Kupas News – Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) baru saja merilis hasil penilaian pengelolaan lingkungan hidup perusahaan di Indonesia periode Tahun 2020-2021. Penilaian...

Terbaru